loading...
============

SUARABMI.COM - Kecelakaan kerja bukanlah hal yang dapat dihindari namun juga bukan hal yang diharapkan, namun yang namanya kecelakaan tidak dapat ditolak datangnya walaupun kita sudah bekerja dengan hati-hati.

Seperti yang dialami oleh TKI Taiwan ini, tanganya terpotong oleh mesin saat bekerja dan harus mendapat jahitan ekstra untuk menyatukan kembali.

Untuk penyembuhannya, ia harus menjalani operasi berkali-kali. Untuk pengobatan sudah tentu di Taiwan ada askes yang bisa meringankan biayanya, namun bagaimana dengan suransi? apakah ada dan apakah bisa dengan kasus seperti ini?

Dalam website savePMI Taiwan disebutkan bahwa kondisi yang dipersyaratkan untuk melakukan asuransi ada dua macam.

Pertama, Apabila TKA mengalami kecelakaan yang menyebabkan TKA tidak dapat bekerja sehingga TKA tidak dapat bekerja sehingga TKA tidak menerima gaji yang seharusnya diterima pada waktu bekerja, maka TKA dapat menerima dana bantuan terhitung dari hari ke-4 selama masa pengobatannya.

Kedua, Apabila TKA mengalami kecelakaan biasa atau sakit penyakit biasa sehingga tidak dapat bekerja (contoh: opname di rumah sakit), yang mengakitbatkan tidak dapat menerima gaji yang seharusnya diterima pada waktu bekerja, maka TKA dapat menerima dana bantuan untuk kecelakaan biasa terhitung dimulai dari hari ke-4. Pengobatan di klinik atau di rumah tidak termasuk ke dalam kategori ini.
[ads-post]
Perhitungan klaim asuransi untuk kecelakaan biasa atau sakit penyakit biasa adalah sebagai berikut :
terhitung mulai dari hari ke-4 setelah TKA dirawat di rumah sakit, TKA dapat menerima setengah dari jumlah gaji rata-rata selama 6 (enam) bulan yang dilaporkan ke Biro Asuransi Tenaga Kerja sebelum TKA dirawat di rumah sakit. Pembayaran dilakukan sekali setiap 2 (dua) minggu dengan kurun waktu maksimum 6 (enam) bulan.
Begitu juga yang dialami oleh Wan Na salah seorang ABK kapal di Taiwan, ia harus mendapat 100 jahitan di ketiga jarinya lantaran kecelakaan kerja saat menyandarkan kapal.

Sempat agensi menjanjikan asuransi cair, namun hingga sembuh pun tak pernah ada asuransi yang diterima oleh Wan Na.

Nah, masih banyak TKI yang mengalami kecelakaan yang seharusnya menerima asuransi ataupun tunjangan namun ia tak mendapatkannya karena tidak pernah diurus oleh agensi, sedangkan mereka tidak tahu jalurnya.

Sudah saatnya ada wadah tersendiri untuk menangani TKI yang sedang mengalami kecelakaan kerja sehingga hak hak mereka terpenuhi dan tidak dipandang sebelah mata oleh agensi yang biasanya malas mengurus asuransinya.

Alami Kecelakaan Seperti Ini, TKI Taiwan Ini Tak Mendapat Asuransi, Kemana ASTEK? Kemana AGENSI?

Powered by Blogger.
close