loading...

SUARABMI.COM - Imigrasi cabang Tainan memperingatkan kepada para pekerja migran untuk tidak mengoperasikan kendaraan jenis apapun termasuk sepeda ontel dalam keadaan pengaruh alkohol atau mabuk karena jika tertangkap maka akan langsung di deportasi.

Kebijakan yang dinilai ekstrem ini adalah suatu bentuk upaya penegakan hukum untuk mengatasi pelangaran yang sering dilakukan oleh pekerja migran di Taiwan.

Dalam sebuah pernyataan, badan imigrasi itu juga menceritakan bahwa pada bulan April lalu mereka juga menangkap seorang pekerja wanita asal vietnam yang mengendarai sepeda listrik dalam kondisi mabuk.
[ads-post]
Walaupun mengendarai sepeda listrik tidak membutuhkan SIM di Taiwan namun karena ulahnya ini ia kini dipenjara 2 bulan dan denda yang tidak sedikit.

Tak hanya itu, pengadilan juga mengirimkan surat permintaan kepada MOL (Departemen Tenaga Kerja Taiwan) untuk mencabut ijin kerjanya dan BIN Taiwan diminta mencabut ijin tinggalnya, ia pun dideportasi dan hanya punya waktu 1 bulan setelah dipenjara.

Sebanyak 56 pekerja migran di Tainan dideportasi karena mengemudi dalam keadaan mabuk atau mengendarai sepeda tahun lalu, dan 27 telah dideportasi karena pelanggaran yang sama dalam empat bulan pertama 2018 saja, menurut MOL cabang Tainan.

MOL cabang Tainan merupakan imigrasi pertama yang memberlakukan aturan ketat ini di Taiwan, oleh karenanya yang di Tainan harap berhati-hati. | CNA

Imigrasi Taiwan Peringatkan Akan Deportasi Pekerja Migrant yang Naik Sepeda Ontel Sambil Mabok

Powered by Blogger.
close