loading...

SUARABMI.COM - Siapa yang tidak kenal dengan Ira Bakul Jamu yang biasa mangkal di Causeway Bay dan menjajakan jamunya yang disertai goyang yang selalu bikin ketawa. Dikalangan BMI Hongkong, nama Ira sudah sangat familiar.

Namun kabar tak sedap tetangnya viral dimedia sosial tentang kasus hutang piutang. Kabar itu diunggah oleh Ka Ka Oktaviana di grup Pencarian Orang Gak Bayar Hutang dan Tukang Modus di HK.

Menurut keterangan Oktaviana, Ira yang juga nyambi menjadi penyalur atau sponsor TKI ini menjanjikan Okta untuk berangkat ke Hongkong dengan calling visa.

Oktapun harus membayar uang senilai HK$ 35.000 namun karena visa belum turun, ia hanya membayar separunya saja.

Namun ternyata visa Okta tidak turun dan uang yang terlanjur di bayarkan akan bisa ditarik lagi sebagaimana kata Ira ke Okta. Sudah 2 tahun menurut Okta namun tak juga ditransfer uang yang telah Okta bayarkan tersebut.

Okta hanya meminta HK$ 4000 saja dari semua uang yang ia bayarkan melalui Ira. Karena WA di blokir, Okta lantas mengunggah kasus ini di media sosial.

Kasus ini viral dan dibagikan ratusan kali dengan ribuan komentar, karena Ira memang sosok yang sangat familiar di Hongkong, walaupun akhir-akhir ini ia jarang menghibur BMI lagi.

Jawaban Ira
Mendapati dirinya diviralkan di media sosial oleh Ka Ka Oktaviana tentang kasus hutang piutang, Ira langsung memberikan klarifikasinya.

Melalui akun pribadinya ia mengatakan kalau ternyata Okta tidak jujur tentang statusnya yang telah 'ngebreak' 3 kali selama bekerja di Hongkong dan hal itu membuatnya di blaclist dan tidak bisa masuk Hongkong, oleh karenanya visanya tidak turun.

Olehkarena ketidak jujuranya itu, visa tidak bisa turun dan agen tak mau tahu karena ia telah berbohong atas statusnya.

Ira juga mengatakan kalau uang yang ia setor itu dipegang oleh agen dan ia tak menerima sedikitpun. Ia juga menyuruh untuk menagih ke agen.

"Bukan kesalahan saya kalau kamu gak turun visa, kan saya bukan imigrasi, saya hanya penyalur. Sedangkan ejenmu tidak bisa dihubungi, masa aku yang harus bayar uangmu" Kata Ira.
[ads-post]
Kesaksian Kindo
Pertama kali melihat Ira, pada saat kujungan pertama admin di Hong Kong di Victoria Park Agustus 2011, pada saat KJRI mengadakan "Panggung-Merah-Putih" dalam rangka merayakan hari kemerdekaan Indonesia.

Saat itu admin memperhatikan sesorang 'Ira' yang wara-wiri menjajakan jamu -beras-kencur sambil berjoget 'sederhana' (goyang-goyang menyanyi sederhana dan admin juga tidak luput dari tawaran jamunya). 

Admin tidak membeli tetapi langsung njepret - kamera - foto , bahkan Ira malah beraksi siap untuk difoto dengan beberap gaya. Admin belum tahu nama dan siapa dia sebenarnya.

"Seorang BMI HK yang kreatif, bernaluri wiraswasta, produktif dan memiliki cara unik menjual daganganya". Demikian catatan admin saat itu.

Setelah dua tahun admin tinggal di Hong Kong, melihat perkembangan usaha Ira yang "maju", admin tertarik mewawancarainya. Pada tahun 2014, admin sempat mengajaknya 'mojok' untuk diwawancarai (lihat video). Dalam kesempatan itu juga admin memberikan saran bagaimana untuk ber-hati hati menjaga usahanya karena statusnya sebagai "domestic worker" pada dasarnya "dilarang oleh undang-uandang" untuk menjalankan kegiatan di-luar kontrak kerja dan visanya.

Selain itu, admin wanti-wanti agar menjaga kehormatanya saat menjalankan "marketting" jamu sambil "goyang-ngebor" wara-wiri di taman-taman Hong Kong.

Tahun 2015, Ira Jamu secara khusus menemui admin untuk di-ajak investasi bisnis. :) . Menawarkan bisnis jamunya untuk dikelola dengan professional, legal dan massive. Investasi modal dengan keuntungan pokok yang pasti mencapai 15% bulan, Admin tidak siap, menolak tawaran Ira, karena selain "tidak punya uang" untuk investasi juga tidak yakin dengan managemenya. Saat itu Ira sudah menyewa tempat produksi di dekat pasar "North Point" dan juga memiliki beberapa orang tenaga juru jual, serta juru produksi, bahka ada seorang "pria" dari 'Surabaya' yang digaji 'Ira' sebagai manager.

Pada akhir tahun 2015, seorang sahabat admin berinitial Kang 'Ir' , meminta pendapat dan saran kalau dirinya akan investasi untuk bisnis yang dikelola Ira. Tapi BUKAN BISNIS JAMU dengan keuntungan berlipat ganda.

Singkat cerita, setelah kami dalami dan Ira Jamu kami temui bersama Kang 'Ir' , cerita Ira sudah tidak masuk akal, karena akan mendapatkan uang "milyaran" rupiah dari investor, dengan syarat Ira memiliki modal lebih dahulu. Bahkan Ira admin tantang, jika mampu memenuhi permintaan legal-formal investasi yang dimaksudkan, admin bersedia berinvestasi berapapun yang dia perlukan. Tapi -NOL- , tidak mampu memberikan portofolio, legal formal dan lain-lain analisis investasi yang diperlukan.

Saat itu admin curiga, Ira Jamu menjadi korban "iming-iming" keuntungan besar dari pelaku penipuan -tran-nasional- yang dikenal melalui facebook. Kemungkinan Ira - Jamu menjadi sapi perah pelaku penipuan. Perlu dana yang besar sehingga menghabiskan tabungan dan modalnya. Hal itu oleh admin (sebagai-sahabat) sudah wanti-wanti diperingatkan.

Penipuan seperti itu sering terjadi, banyak korban dari BMI HK!!. Apalagi jika - APALAGI JIKA - disertai iming-iming asmara !. Uang hilang tubuh diri dibawa terbang, bisa-bisa diberi bayi tanpa basa-basi!!.

Adapun Ira Jamu, kabarnya, setelah akhir 2015 - awal 2016 itu mulai berubah dari seorang 'penjual-jamu' menjadi sosok "pengusaha sukses" yang berbeda penampilan. Sebaliknya, Kang 'Ir' sahabat admin yang berinvestasi kepada Ira mundur teratur mengambil sejumlah uang yang dimasukkan sebagai 'investasi' dari Ira jamu secara bertahap. Sampai (*mungkin) lunas.

Admin TIDAK TERKEJUT jika saat ini Ira Jamu menjadi sasaran pencarian orang akibat hutang-piutang. Hanya saja admin mbatin,... Lho tenan to.....

Ira Bakul Jamu, TKW Sekaligus Artis Goyang Ngebor Hongkong Terlibat Kasus Hutang Piutang

Powered by Blogger.
close