loading...

SUARABMI.COM - Bulan Desember 2016 kemarin suami saya pergi ke Taiwan, semua berkas-berkas dan biaya semuanya saya yang mengurus, sertifikat ibu saya dimasukkan ke bank demi membiayai keberangkatan suami saya.

Selama 7 bulan di Taiwan suami saya fine - fine aja, tidak ada masalah sama sekali dengan saya, wajar kan kalau setelah gajian saya menanyakan gaji? Saya istri sah, saya menanyakan gaji juga untuk membayar hutang bank. Setip saya menanyakan, hanya kata kotor yang saya dapatkan.

'Otakmu isinya uang uang dan uang, kamu mata duitan' kata kata seperti itulah yang selalu keluar dari mulut suamiku.
[ads-post]
Bulan Juni kemarin dia bilang sama saya, "maaf dek ayah gak bisa transfer uang karena ayah kalah judi online" Tukasnya. Awalnya saya marah, tapi saya redam kemarahan saya, "oke lah yah gak apa2,lain kali yang pinter yaa..niat kamu kerja di taiwan cari nafkah" Tuturku

Bulan September tahun lalu, saya mencurigai suami berbuat tak benar di Taiwan dan benar berkat bantuan teman-teman, saya menemukan foto suami bersama wanita lain bahkan FB suami juga sudah dipegang si wanita itu.

Sebagai istri tentu saya tidak terima dan saya minta dia bertanggungjawab atas hutang pembiayaan ke Taiwan, karena bagi saya membayar hutang-hutangnya adalah berat.

Kini semua nomor WA, line dan lainnya ia ganti agar saya tak bisa menghubunginya, terpaksa saya unggah masalah ini kemedia dengan harapan dia mau mempertanggungjawabkan atas htang-hutangnya.

*Kisah ini dialami oleh Lina dimana ia dihianati oleh Mkhlisin, suaminya yang berasal dari Blora Jawa Tengah, Kini Lina hidup bersama anaknya yang sudah berusia 10 tahun tanpa perhatian sama sekali dari ayahnya di Taiwan.

Masya Allah...! TKI Ini Sudah Dibiayain Istri ke Taiwan Malah Menghianati dan Tak Mau Membayar Hutang Bank Gara - Gara ini

Powered by Blogger.
close