loading...

SUARABMI.COM - Ada sekitar 633 kasus kekerasan s*ksual yang melibatkan pekerja migran perempuan yang telah dilaporkan kepada pihak terkait selama kurun waktu 6 tahun terakhir, 70% dari korban adalah pengasuh lansia.

Data ini belum termasuk korban yang enggan melaporkan karena adanya tekanan dan ancaman dari para majikannya, hingga mereka diam dalam menahan sakitnya atau memilih kabur.

Minggu lalu, Control Yuan menyelenggarakan pertemuan lintas departemen dimana disana dipaparkan laporan yang mengerikan yang dihadapi oleh pekerja migran di Taiwan.

Laporan itu meminta langkah konkrit dan cepat untuk menangani dan membantu korban kekerasan s*ksual, termasuk perawatan emosional dan psikologis dan menempatkan lebih banyak psikolog konseling di rumah sakit jiwa untuk para korban.

"Otoritas yang bertanggung jawab juga harus mengubah undang-undang setempat untuk melindungi para korban yang diserang secara s*ksual di tempat kerja untuk menghindari kontak dengan penyerang mereka," kata anggota Control Yuan, Wang Mei-yu (įŽ‹įžŽįŽ‰).
[ads-post]
Wang mengatakan saat ini ada lebih dari 676.000 pekerja migran di Taiwan dan total 633 dari jumlah itu mengalami kasus kekerasan s*ksual antara tahun 2012 hingga Februari 2018.

Mirisnya 70 dari korban adalah penjaga lansia, domestik worker dan hampir 60 pelakunya adalah para majikan laki-laki.

Wang mengatakan bahwa para korban itu biasanya dipaksa untuk melakukan hal itu dan diancam jika melakukan perlawanan atau melaporkannya, banyak diantara mereka akhirnya memilih kabur demi keselamatan mereka.

Adapun bagi pekerja migran yang mengalami hal serupa sebenarnya bisa melapor ke Hot Line 886-2-33221350 dan akan mendapat penanganan dengan segera. ***Taiwannews

Mengerikan, 633 TKW Diperk0sa Oleh Majikannya Hingga Banyak yang Depresi di Taiwan Dalam Kurun Waktu 6 Tahun Terakhir

Powered by Blogger.
close