loading...

SUARABMI.COMSeorang wanita Indonesia yang menikah di Taiwan, Zhang (40 th), beserta dua orang komplotannya, ditangkap polisi karena melanggar UU Anti Perdagangan Manusia dan UU Pelayanan Ketenagakerjaan.

Qiu Guozhi, Wakil Ketua Tim Kepolisian Yunlin menyatakan, Zhang membuka toko kelontong di Zhanghua dan memiliki dua orang anak. Karena usahanya kurang bagus, tahun lalu ia pun mulai bekerjasama dengan sindikat penyelundupan manusia. Zhang lalu menipu 40 orang WNI dengan mengaku bisa membuatkan visa kerja legal untuk mereka.

Banyak korban akhirnya berhutang dan menjual tanah mereka untuk membayar jasa pengurusan sebesar 100.000 NT/ orang. Dari sana Zhang mendapatkan komisi sebesar 3000 NT/ kepala.

Bukannya visa kerja, Zhang hanya membuatkan visa turis dan akhirnya para korban terpaksa bekerja sebagai buruh kasar ilegal di pabrik dengan bayaran 90NT/ jam.
[ads-post]
Mereka harus bekerja lebih dari 10 jam setiap harinya dan terpaksa tidur berjejalan dalam kontainer barang yang sangat pengap.

Dalam sebulan, mereka telah membuat puluhan ribu ton paku. Namun saat meminta gaji, majikan malah mengancam akan melaporkan mereka ke polisi untuk dideportasi. Karena melihat beberapa rekan mereka betul- betul dideportasi, akhirnya banyak dari mereka yang melarikan diri.

Pada Maret lalu, ada 3 TKI kaburan yang tertangkap di Beigang, Yunlin. Dua dari antara mereka telah dipulangkan, sementara yang satunya lagi masih diperiksa.

Barulah akhirnya diketahui para TKI kaburan ini adalah salah satu dari 40 korban penipuan. Saat ini, masih ada 5 TKI kaburan (korban) lainnya yang diamankan petugas di Nantou.

Untuk membantu mereka, polisi pun memberikan visa kerja sementara untuk mereka supaya mereka dapat mengumpulkan uang saku serta membeli tiket pulang ke Indonesia.

Diterjemahkan oleh Intai Dari Apple Daily

Sadis...! Sesama Indonesia Wanita Ini Tega Menipu dan Mejual TKI Untuk Menjadi Kaburan di Taiwan, Korbannya 40 orang

Powered by Blogger.
close