SUARABMI.COM - Sebanyak 34 wanita warga negara asing yang terdiri dari 24 wanita pekerja Indonesia dan 7 wanita asal India serta 3 Bangladesh diamankan departemen imigrasi dari sebuah rumah b0rdir di Petaling, Kuala Lumpur.

Mereka bekerja sebagai pel@cur di tempat yang dikenal dengan rumah merah dengan fokus pelayanan kepada para lelaki dengan tarif hanya RM 30 sampai RM 40 atau setara 100 san ribu saja.

Saat digerebek imigrasi, mereka berusaha kabur dan mengunci rumah dari dalam dengan berbagai gembok, namun ushaa itu gagal karena petugas imigrasi mampu menjebolnya dan menemukan tempat persembunyiannya.

Menurut Direktur Jenderal Imigrasi, Datuk Mustafar Ali, pelaku dan pemilik rumah merah telah memodifikasi pintu masuk dan keluar untuk memudahkan melarikan diri serta memodifikasi tempat limbah dan kamar rahasia untuk menjadi tempat persembunyian.

Mereka rela bersembunyi di tempat bau dan kotor demi menghindari penggerebekan imigrasi, namu akhirnya gagal dan tertangkap.
[ads-post]
Dalam penangkapan ini Imigrasi juga mengamankan 4 pria yang sedang melakukan aksi tap oli, yaitu 2 warga bangladesh, satu warga India dan satu pria warga Indonesia.

Departemen Imigrasi berhasil menahan tujuh warga Malaysia yang bekerja sebagai penjaga di tempat dan menyita uang RM1.800 yang diyakini sebagai hasil pel@curan.

Mustafar mengatakan, sebanyak 19 gugatan telah dikeluarkan untuk pelanggan dan pelaku yang berada di tempat saat penggerebekan dilakukan dan penyelidikan dibuat berdasarkan UU Perdagangan Orang dan Anti Penyelundupan Migran (ATIPSOM), UU Imigrasi 1959/63, UU Paspor 1966 dan Peraturan Imigrasi 1963.

Diantara kesalahan mereka adalah tidak ada dokumen yang bisa mereka tunjukkan. Semua ditahan di Depot Penahanan Imigrasi Bukit Jalil, Kuala Lumpur.

24 TKW Asal Indonesia Beserta Lainnya di Tangkap Di Rumah Bordir di Malaysia Oleh Imigrasi, Tarif Mereka Hanya 100 Ribuan Sekali Ngetap

loading...
Powered by Blogger.
close