SUARABMI.COMSeorang wanita di Singapura dipenjara selama 6 minggu terhitung senin kemarin (25/6) karena menyalahgunakan pembantu Indonesianya tiga kali dalam waktu kurang dari sebulan karena "kesalahan kecil".

Karen Ching Pei Yi, 58, dan suaminya menyewa PRT Indonesia Heni Solekhah pada 15 Januari 2016 silam. Solekhah dipaksa tidur di kasur di balkon rumah keluarga dan tidak diperbolehkan untuk memiliki dan memegang HP.

Ching mulai menyiksa Solekhah secara fisik pada bulan Juni 2016. Insiden pertama terjadi pada 12 Juni ketika Ching menendang pantat pekerja rumah tangga itu.

Pada 25 Juni 2016, Ching memarahi Solekhah karena memasak beberapa paket mie instan yang ia masak atas atas permintaan anggota keluarga lain majikannya dan Ching menarik rambut TKW itu. Ching juga membuat memar di dagu pekerja rumah tangga itu.
[ads-post]
Dua hari kemudian, Ching memarahi Sokekhah lagi karena mencuci semua seprai dan mengganti pelindung kasur. Ching marah dan menyerang pekerja rumah tangga itu.

Solekhah melarikan diri dari rumah majikannya dan pergi ke Kementerian Ketenagakerjaan untuk melaporkan pelecehan itu. Polisi disiagakan atas laporan itu dan menangkap Ching.

Pada 15 Maret di Pengadilan Negeri, Ching mengaku bersalah atas dua tuduhan penyerangan dan satu tuduhan menggunakan kekuatan kriminal pada pekerja rumah tangga. Pada hari Senin, pengadilan menghukum Ching enam minggu di penjara sebagaimana dilansir suara BMI dari strait times.

Ching juga bisa dipenjara hingga tiga tahun dan didenda hingga S $ 7.500 (US $ 5.511) pada setiap hitungan penyerangan terhadap pekerja rumah tangga. | Asia Times

Lakukan Penganiayaan Karena Mie Instant dan Kesalahan Kecil Lainnya, Majikan TKW Ini Akhirnya Dipenjara 6 Minggu

loading...
Powered by Blogger.