loading...
============

SUARABMI.COM - Pekerja migran Indonesia asal Kabupaten Jember, bernama Amintyas Wahyudi (34) dikabarkan meninggal dunia di Malaysia karena sakit terkena infeksi virus di bagian otak. Diketahui jenazah Amintyas 13 hari terlantar di Malaysia, dan belum bisa dipulangkan kembali ke Indonesia.

Informasi yang dihimpun, pekerja migran dari Jember tersebut merupakan TKI ilegal yang berangkat ke Malaysia tidak sesuai dengan prosedur dan tidak memiliki dokumen yang sah sebagai pekerja di negeri Jiran tersebut.

Rosul, Sekjen DPP Federasi Tenaga Kerja Indonesia (FTKI) Sarbumusi Nahdatul Ulama mengaku, sudah meminta bantuan kepada KBRI untuk mengurus jenazah Amintyas agar segera dipulangkan. Namun ternyata pihak KBRI tidak menyanggupi.
[ads-post]
Disaat pihak keluarga sudah mempersiapkan liang kubur untuk pemakaman, jenazah buru migran ini masih tertahan di Rumah Sakit Kuala Lumpur Malaysia selama 14 hari lebih.

Hal itu disebabkan, karena belum rampungnya pengurusan administrasi, karena biaya perawatan selama di rumah sakit membengkak sebesar Rp 50.000.000 belum terbayarkan.

Suci Rahmaniyah, sang istri hanya bisa menangis dan pasrah, karena jenazah suami dikabarkan belum bisa pulang.

"Suami saya bekerja selama 6 bulan di Malaysia untuk msmperbaiki nasib. Pernah kirim satu kali Rp 500.000 untuk biaya sekolah, minggu lalu sudah dikabar kan meninggal," ucapnya, dengan nada memelas sambil merangkul ke dua anaknya, Minggu (10/06/2018).

Almarhum meninggalkan seorang istri dan kedua anak, yang sampai saat ini masih duduk di bangku sekolah PAUD di daerah setempat.

Sampai berita ini ditulis, pihak keluarga dan tetangga di rumah duka sudah mempersiapkan untuk menyambut kedatangan jenazah.

Liang Kubur Sudah Siap, Jenazah TKI Jember Tak Kunjung Datang Karena Terkendala Biaya, KJRI Tak Mau Membantu

Powered by Blogger.
close