SUARABMI.COM - Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia yang bekerja di Hong Kong mengaku telah ditipu pria asal Ngawi berinisial SY. TKW tersebut mengaku hartanya dikeruk SY hingga Rp80 juta.

Awalnya, pelaku kenalan dengan korban di media sosial. Setelah lama kenal, pelaku dan korban akhirnya pacaran.

Saat di konfirmasi melalui via seluler TKW hongkong berinial YA mengatakan, pelaku mengaku dizolimi oleh istrinya. Sang istri, kata pelaku, istrinya dibawa kabur selingkuhannya ke Surabaya.

“Selama 2 tahun diduga pelaku sebagai perangkat desa di Kecamatan Kendal inisial SY. Perkenalan itu dengan modus sebagai laki-laki yang didzolimi oleh istrinya. SY sangat membutuhkan uang untuk kebutuhan orang tuanya yang sakit, butuh buat anak,” ucap YA.

TKW asal Ngawi itu menambahkan, pelaku meminjam kepadanya Rp80 juta untuk membiayai perawatan ibunya di rumah sakit. Juga untuk keperluan anak-anaknya.
[ads-post]
Saat YA pulang dari Hong Kong, ia sempat mendatangi rumah pelaku untuk silaturrahmi. Tak disangka, pelaku ternyata masih punya istri. Diduga, pelaku dan istri berkomplot untuk menipunya.

YA menambahkan, ibunya yang berjualan di sebuah toko di Ngawi juga ditipu oleh pelaku. Ia sering didatangi pelaku untuk pinjam uang. Dia berjanji untuk segera mengembalikannya dalam waktu sebulan.

“Kalau gak salah Rp2,5 juta ngomong satu bulan dikembalikan, hingga sekarang tidak ada kabar, dan nongol pun tidak. Ibu saya yang sudah tua kan nanya saya, itu baru saya tau kalau nipu ibuku juga. Ketika saya tagih selalu alasan,” terang YA.

“Saya berharap rekan-rekan pengguna media sosial (FB) janga terpengaruh rayuan gombal laki-laki dan jangan sampai terjadi sama rekan-rekan FB yang lain itu harapan saya mas,” harapnya.

Sampai Berita ini di naikkan oknum pelaku belum bisa di konfirmasi.

Ngaku Dizolimi Istri dan Macari TKW Hongkong, Perangkat Desa Ini Keruk Uang TKW Tersebut Hingga 80 Juta

loading...
Powered by Blogger.