loading...
============

SUARABMI.COM - Seorang pria Taiwan didenda NT $ 100.000 (Rp. 47.000.000 ) oleh Pengadilan Distrik Taichung setelah mengaku bersalah karena tak membayar upah lembur perempuan Indonesia sebesar NT $ 50.000 antara November 2016 dan Februari 2017.

Diketahui pada November 2016, majikan bermarga Li itu mempekerjakan seorang pekerja Indonesia melalui agen tenaga kerja untuk bekerja di pabriknya sebagai pekerja pengemasan.

TKW itu diminta bekerja selama 11,5 jam pada hari kerja ditambah delapan atau 8,5 jam pada hari Sabtu dan Minggu.

Pengadilan juga mengetahui bahwa setelah bekerja di pabrik, Li menyuruh wanita itu datang kerumahnya dan menyuruhkan mengerjakan pekerjaan rumah seperti mencuci pakaian, kendaraan dan menyapu lantai.
[ads-post]
Saat wanita itu berusaha menolak untuk bekerja lembur di pabrik atau mengerjakan pekerjaan rumah tangga di rumah majikannya, ia diancam dengan hukuman dan memukulnya.

Pada Februari 2017, total jumlah uang lembur yang terkumpul mencapai lebih dari NT $ 50.000, karena tak tahan akhirnya TKW itu menelpon 1955 untuk menyampaikan laporannya tentang pelecehan dan ekploitasi kepadanya.

Li mengaku bersalah karena melanggar Undang-undang Pencegahan Perdagangan Manusia (HTPA) dan didenda NT $ 100.000. Dia dijatuhi hukuman empat bulan penjara dengan masa percobaan 2 tahun.

Tak Mau Bayar Uang Lembur TKI, Majikan di Taiwan Ini Didenda Pengadilan Senilai NT$ 100.000

Powered by Blogger.
close