loading...
============

SUARABMI.COM - Ibu kandung Wiwit, Sumarsih mengatakan sebelum meninggal dunia, anaknya sempat meminta untuk dilamarkan seorang gadis. Wiwit ingin sepulangnya dari menjadi TKI di Korea Selatan bisa menikah dengan gadis pujaannya.

"Sebelum meninggal ingin menikah, suruh nglamarin ceweknya. Tak kubayangkan mas, saya kayak gini cita-cita mau mantu. Tapi ada daya, dia sudah meninggal," ujar Sumarsih (43) di rumah duka, di RT 06, Dusun Jalakan, Desa Triharjo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, Jumat (20/7).

Sumarsih menceritakan untuk memersiapkan acara lamaran antara Wiwit dengan pacarnya, keluarga sudah melakukan sejumlah persiapan. Diantaranya dengan merehab rumah yang akan digunakan untuk acara persiapan lamaran.
[ads-post]
"Ini rumah sedang direhab untuk rencana lamaran anak saya. Uang rehabnya dari anak saya. Rencananya (Wiwit) mau tunangan Lebaran besok," ungkap istri dari Ngadino ini.

Sumarsih mengatakan anak pertamanya ini sudah dua tahun bekerja di sebuah perusahaan manufaktur bidang operator las di Korea Selatan. Anak saya, kata Sumarsih berangkat ke Korea Selatan dengan tujuan ingin memerbaiki masa depan.

"Dia berangkat ke Korea buat menyekolahkan adik dan mau (menata) masa depan. Ini kan rehab rumah rencana mau nikah, tapi ternyata sekarang sudah enggak ada," tutup Sumarsih seperti dilansir Merdeka.com.

Ingin Menikah Segera Namun Belum Kesampaian, Keburu Meninggal di Korea, Ini Kata Ibunya

Powered by Blogger.
close