loading...
============

SUARABMI.COM - Seorang tenaga kerja wanita (TKW) yang merupakan warga negara Vietnam dikabarkan telah memasuki wilayah Taiwan secara ilegal sekitar satu tahun yang lalu. Kini tersangka kabarnya telah ditahan oleh otoritas Taiwan.

Wanita ini diketahui menjual pakaian melalui media livestreaming yang kemudian ditangkap pada pekan lalu oleh Badan Imigrasi Nasional (NIA) Taiwan.

Dalam konferensi pers yang digelar pada hari Jumat (29/06), pihak NIA Taiwan mengatakan bahwa wanita Vietnam bernama lengkap Tham Thi Thuy dikabarkan membayar penyelundup sebesar NT $ 200.000 untuk membawanya masuk secara ilegal ke Taiwan melalui Provinsi Fujian China.

Setelah berhasil memasuki Taiwan secara ilegal, wanita asing ini pun segera meluncurkan bisnisnya untuk menjual pakaian secara online dengan sembunyi-sembunyi.

Saat penjualan streaming Tham muncul di Facebook, seorang warga kemudian melaporkannya ke polisi, mungkin karena iri akibat kesusksesan wanita asing ini dalam berbisnis online, kata pihak NIA Taiwan.
[ads-post]
Laporan CNAnews menyatakan bahwa aksi penangkapan ini digelar dengan mengirimkan sebuah paket ke kediaman Tham di distrik Dasi, kota Taoyuan, wilayah bagian utara Taiwan.

Saat menerima paket tersebut, Tham pun harus keluar rumah untuk menanda tangani kiriman tersebut. Saat itulah pihak kepolisian Taiwan menangkap tersangka.

Pihak NIA Taiwan mengatakan bahwa Tham akan dideportasi dari Taiwan karena telah melanggar undang-undang imigrasi yang berlaku di negeri Formosa.

Berdasarkan keterangan pihak NIA Taiwan diketahui bahwa Tham sebelumnya telah dideportasi dari Taiwan.

Menurut NIA, Tham telah dipekerjakan sebagai buruh migran di sebuah perusahaan teknologi Taiwan bertahun-tahun yang lalu tetapi dia melarikan diri dan kemudian dideportasi.

Pihak NIA Taiwan mengatakan bahwa mereka juga akan melakukan penyelidikan untuk menemukan orang yang membantu menyelundupkan Tham kembali ke negeri Formosa. | Artikel Asli

Masuk Ke Taiwan Secara Ilegal Dan Berjualan Online, TKW Ini Ditangkap Pihak Imigrasi

Powered by Blogger.
close