loading...
============

SUARABMI.COM - Wanita Indonesia bernama Afang (35 th), dua puluh tahun lalu menikah dengan seorang pria Taiwan sederhana bernama Asheng (56 th). 

Nahas, pada bulan Maret lalu, Asheng tiba- tiba mengalami sakit perut hebat dan buang air berdarah. Setelah diperiksa, barulah diketahui bahwa ia mengidap kanker usus stadium 4. 

Karena penanganan dan diagnosa yang terlambat, kanker tersebut telah menjalar ke hati sehingga kemungkinan untuk sembuh sangatlah kecil meskipun Asheng sebelumnya sempat dioperasi. Kini, ia tengah menjalani sesi kemoterapi.

“Saat dokter memberitahuku bahwa Asheng mengidap kanker berbahaya, rasanya seperti disambar petir! Aku tidak tahu harus bagaimana dan hanya bisa menangis. Padahal, suamiku tidak pernah merokok ataupun minum miras!” tutur Afang, wanita berdarah Indonesia tersebut.

Afang berkata, mereka masih memiliki dua orang anak berumur 12 dan 15 tahun yang kini masih menempuh pendidikan dijenjang SMP dan SD. 
[ads-post]
Dulu, suaminya bekerja di TPA dengan gaji 28.000 NT per bulan. Sementara dirinya hanyalah seorang ibu rumah tangga dan baru mulai bekerja di pabrik cakwe tahun lalu dengan gaji 20.000 NT.

Karena kondisi suaminya, Asheng harus berhenti bekerja dan fokus merawatnya. Selama empat bulan terakhir, keluarga mereka sepenuhnya mengandalkan klaim asuransi Asheng sebesar 130.000 NT. 

Setelah dikurangi oleh biaya operasi Asheng sebesar 70.000 NT, biaya obat, kemoterapi, dll, klaim tersebut hampir habis. 

Dari asuransi tersebut, Asheng juga dapat mengklaim biaya kamar RS sebesar 6000 NT per bulan untuk 3 hari. Namun, dana tersebut tidak mencukupi karena biaya perawatan kanker sangatlah mahal.

Dengan dimuatnya kisah ini, ia berharap ada donasi dari para dermawan sehingga mereka bisa meneruskan kehidupan seperti sedia kala.

Bagi yang mau menyumbang bisa melalui donasi online Taiwan di SINI

Menikah Dengan Orang Taiwan, TKW Indonesia Ini Harus Berjuang Sendirian Demi Mengobatkan Suaminya

Powered by Blogger.
close