loading...

SUARABMI.COMSetiap lelaki pastinya mendambakan memiliki seorang  istri yang cantik. Banyak cara pun dilakukan para lelaki untuk memiliki pasangan hidup yang parasnya rupawan. Bahkan, setelah memilikinya secara hukum dan agama,  para lelaki yang dapat merengkuh pasangan berparas cantik,  akan melindunginya mati-matian dengan berbagai cara. 

Tapi,  tidak dengan yang dilakukan oleh seorang lelaki bernama Muhamad Gufron (43) warga Kecamatan Poncokusumo ini. Bukannya melindungi istrinya yang berparas cantik, malah kebalikannya. 

Gufron dengan tega menyayat wajah cantik Ana Nur Rahmawati (27) istrinya, dengan pisau dapur,  gara-gara cemburu buta. Bukan hanya satu sayatan saja, Gufron yang dibutakan cemburu melukai wajah, leher, alis kanan, hidung, dahi dan dagu sebelah kiri Ana secara brutal. 
[post_ads]
Kejadian penganiayaan tersebut terjadi Minggu (22/7/2018) di rumah mertua Gufron bernama Umi Farida. Saat Gufron akan menjemput istrinya yang tidak mau pulang. 

Dari hasil penyidikan oleh Polres Malang terhadap Gufron yang kini meringkuk di balik jeruji besi, mencuat keterangan yang membuat geleng-geleng kepala penyidik. Atau siapapun yang mendengar alasan pelaku menganiaya istrinya tersebut. 

Gufron secara jelas mengakui bahwa apa yang dilakukan terhadap istrinya agar dia tidak lagi cantik. Kecantikan istrinya yang juga kerap berselancar di media sosial ini, disinyalir telah membuat pedagang jeruk ini berselingkuh. Serta dekat dengan beberapa orang di Facebook.  

"Karena itu saya marah dan khilaf melakukan itu. Saya bilang ini (wajah cantik,  red) yang buat kamu sombong, sampai melakukan hal ini (selingkuh, red) dengan orang lain," ucap Gufron di hadapan penyidik Polres Malang. 

Kemarahan yang dipicu cemburu buta memiliki istri cantik serta kerap berselancar di medsos dan akrab dengan para pria. Juga semakin menguat dengan kondisi lesunya jualan pulsa yang digelutinya. Amarah,  cemburu,  frustasi ekonomi tersebut semakin meledak dengan temuannya di akun FB istrinya yang memakai nama nona. 

Pemakaian akun Nona ini juga yang kerap membuat Gufron uring-uringan saat membaca berbagai komentar di FB istrinya tersebut. "Dia berlaku seperti belum punya suami. Dia cantik, maka banyak komentar di FB yang berupaya mendekatinya. Kemudian, saya komentar bahwa saya ini suaminya," ujarnya.

Api dalam sekam itu pun, akhirnya meledak. Saat dia menyatakan menemukan chating mesra istrinya melalui WhatsApp dengan seorang lelaki. Ditambah sang istri pun tidak mau pulang ke rumah yang mereka tempati. 

"Dia memilih pulang ke rumah ibunya. Saya ajak pulang tidak pernah mau," ujar Gufron. 

Kronologis kejadian penganiayaan, menurut Kanit UPPA (Unit Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Malang, terjadi ketika pelaku menjemput istrinya di rumah mertuanya. Ana tidak mau diajak pulang,  sehingga terjadi pertengkaran. 
[post_ads_2]
"Saat itu korban lari ke dapur dan dikejar tersangka. Setrika yang sedang dipakai mertuanya hampir saja dipakai untuk melukai Ana. Tapi dihalangi oleh Umi," terang Ipda Yulistiana Sri Iriani. 

Niatnya yang dihalangi oleh mertuanya tersebut semakin membuat amarahnya bergejolak hebat. Gufron mengejar Ana yang lari ke rumah saudaranya. Saat itu Gufron juga mengambil pisau dapur yang ada di rumah tersebut. 

Saat tersangka mendekat langsung saja pisau itu disabetkan ke arah wajah cantik istrinya. Selain bagian wajah,  Ana juga menderita luka robek pada bagian jari manis sebelah kanan. "Motifnya cemburu buta dan menuduh istrinya yang cantik  punya simpanan. Dari pengakuannya juga dia membaca pesan mesra di WA," ujar Yulis. 

Atas perbuatan tersebut,  tersangka dijerat    Pasal 44 ayat (2) Undang-Undang (UU) nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga.

Gufron harus meringkuk di penjara dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun penjara dan denda Rp 30 juta, karena cemburu buta. 

Jatimtimes

Punya Istri Cantik, Pria Ini Malah Sayat Wajahnya dengan Pisau, Alasannya Agar Tidak Dilirik Laki - Laki Lain

Diberdayakan oleh Blogger.
close
Banner iklan disini