============

SUARABMI.COM - Belum lagi kering air mata yang menangisi eksekusi pancung tenaga kerja perempuan (TKW) Ruyati binti Satubi. Juga nasib Darsem yang belum pasti -- satu demi satu persoalan tenaga kerja Indonesia di luar negeri terkuak. 

Salah satunya yang menimpa Darniyah. Ia TKW asal Desa Lombang, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Perempuan 20 tahun ini sudah sembilan tahun bekerja di Yordania, tepatnya sejak tahun 2002. Hingga kini, keluarganya tak tahu nasibnya.

Menurut ibunya, Witi (46), Darniyah berangkat ke timur tengah melalui penyalur tenaga kerja, Safarindo Insan Corpora yang beralamatkan di Jakarta. Di Yordania, Darniyah dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga. Namun, hingga kini ia tidak pernah pulang dan tanpa kabar berita yang jelas.

Darniyah berangkat melalui sponsor dengan memalsukan usianya 15 tahun menjadi 20 tahun. 
[ads-post]
Merasa cemas dengan nasib anaknya, Witi mendatangi kantor Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi,Kabupaten Indramayu,Jawa Barat. Pihak Disosnakertrans Kabupaten Indramayu berjanji akan berupaya untuk mencari tahu nasib Darniyah tersebut.

"Sudah sembilan tahun anak saya tidak ada beritanya, Mas. Kami tidak tahu ke mana mencarinya. Maka dari itu saya meminta bantuan kepada Disosnakertrans Indramayu dan Presiden SBY untuk membantu mencari anak saya," kata Witi kepada VIVAnews.com, Rabu 29 Juni 2011. 

Sebelumnya, dalam pidatonya menanggapi eksekusi pancung Ruyati, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memutuskan unuk melakukan moratorium pengiriman TKI ke Arab Saudi. 

Sementara, untuk negara-negara Timur Tengah lainnya, SBY masih menunggu rekomendasi tim terpadu yang sedang melakukan evaluasi secara menyeluruh. "Tim sedang bekerja. Segera setelah mereka melaporkan pada saya, akan diputuskan apakah moratorium juga layak diberlakukan di negara selain Saudi Arabia," kata Presiden. ***viva

Selama 9 Tahun TKW Indramayu Ini Hilang Misterius Diluar Negeri

loading...
Powered by Blogger.
close