loading...

SUARABMI.COMSeorang TKW asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Widya (34) yang bekerja sebagai perawat pasien di Taiwan tiba-tiba disuruh agancy untuk siap-siap pulang ke Indonesia sebelum masa kontrak habis. 

Bahkan, Widya juga disuruh menanggung biaya tiket kepulangan sendiri. Padahal, dia baru bekerja selama satu tahun. 

Alasannya, sungguh mengejutkan. Ternyata, masa berlaku Allient Resident Certificate (ARC) sudah habis enam bulan yang lalu.

Selama ini, Widya tidak pernah memegang sendiri ARC-nya sehingga masa berlakunya sudah habis atau belum, dia juga tidak tahu. Dia hanya percaya sama agency dan majikannya.

Entah agency atau majikan lupa , yang jelas ARC tidak diperpanjang.  Seperti diceritakan Widya, Kamis (26/7/2018), beberapa waktu lalu sebenarnya dia tahu kalau pernah ada surat pemberitahuan perpanjangan ARC.

Namun, entah mengapa oleh majikannya surat tersebut disobek. Dia mengira kalau agency pasti akan memperpanjang ARC-nya. 
[ads-post]
Ternyata agency pun juga tidak membantu memperpanjang hingga akhirnya mendapat kabar kalau dia harus siap-siap untuk pulang ke Indonesia karena masa berlaku ARC-nya sudah habis lebih dari dua bulan. 

Pihak imigrasi Taiwan tidak memberikan izin lagi untuk memperpanjang ARC Widya sehingga harus meninggalkan Taiwan sebelum batas waktu yang ditentukan.

Kabid Ketenagakerjaan KDEI, Faridz mengatakan, saat menerima pengaduan kasus tersebut sebenarnya langsung dicek dan masih ditindaklanjuti dengan berkirim surat ke MOL supaya mengevaluasi kinerja agency. 

Menurut Faridz, KDEI juga meminta agar agency tersebut di-blacklist karena tidak menjalankan tugas sebagaimana mestinya.

Agar tidak ada kasus serupa menimpa TKW yang lain di masa mendatang, pihaknya juga berpesan jika Widya sudah dibelikan tiket supaya tanggal kepulangannya ditunda dulu.

Akan tetapi agency sudah bergerak lebih cepat dan kemungkinan karena takut akhirnya Widya menurut untuk dipulangkan.

Sebelum Widya berangkat ke bandara sempat disidang di kantor polisi yang akhirnya agency bersedia menanggung biaya tiket kepulangan dan juga berjanji jika Widya mau kerja lagi akan dibebaskan dari potongan.

Kasus diatas adalah salah satu dari sekian kasus yang sering dialami para TKW di Taiwan. Hal ini terjadi karena selain TKW-nya sendiri yang tidak memperhatikan masa berlaku ARC atau paspor juga karena kinerja agency yang tidak teliti.

Jika agency, majikan atau kita sendiri lalai, kita sendirilah yang harus menanggung akibatnya. Padahal kedua dokumen tersebut seharusnya kita pegang sendiri. Namun, masih banyak TKW yang tidak memegangnya meskipun hanya berupa foto copy-nya saja.

Pasal 54 ayat (2), UU Perburuhan Taiwan menyebutkan, majikan dilarang menyimpan dokumen dan barang-barang milik pekerja. Jika melakukan pelanggaran, akan dikenakan sanksi berupa denda 60.000NT s/d 300.000NT dan akan dicabut izin perekrutan TKA. 

*LiputanBMI

Baru 1 tahun TKW Indonesia di Taiwan Dipulangkan Agensi Dengan Biaya Sendiri Karena ARCnya Bermasalah, Coba Cek ARC mu

Powered by Blogger.
close