loading...
============

SUARABMI.COM - TKW memang luar biasa, bagaimana tidak secara mereka adalah penopang perekonomian keluarga dan dan merupakan salah satu penghasil devisa terbesar di Indonesia ini.

Namun gaji yang besar dan kehidupan yang mewah di kotra supermetropilitan sering kali memperlihatkan para TKW itu hidup tidak sewajarnya.

Hal inipun membuat Dyta atau Eny Lor, salah satu pemilik akun facebook asal Ponorogo mengeluarkan unek - uneknya melalui tulisannya.

Menurutnya, ponorogo yang merupakan basis TKI atau daerah pengirim TKI, tidak susah menemukan atau mencari jodoh lulusan TKI di kota ini.

Namun ia menyayangkan sikap para TKW yang dimedia sosial terlihat seperti lupa daratan, asal bicara ceplas ceplos, tidak menghargai sesama terutama non TKI, arogan kemlinti, bahkan dari dandanannya pun sudah melebihi artis ibu kota, padahal sebelumnya ia adalah masyarakat desa biasa.

Dyta mengungkapkan TKW saat ini seperti 'kere munggah mbale' atau orang kaya dadakan. Namun ia juga menegaskan yang seperti itu hanya sebagian saja, tidak semuanya.

Ia menilai ini dari perubahan TKW sebelum dan sesudah menjadi TKW di luar negeri, perubahannya menurut Dyta sangat luar biasa bahkan sudah sangat mengkawatirkan bagi perkembangan budaya lokal.

Begini bunyi postingan Dyta atau Eny Lor:
[ads-post]
Mbak... sekedar masukan saja ya, jgn tersinggung saja, karena juga ndak semua bgtu. sbnrnya yg bikin mengganjal di hati itu bukan karena IRI uang mbak mbak yg kerja di luar negri

tapi banyak mbak mbak yg kerja di luar negri khususnya ponorogo..(maaf banyak tp tidak semua ya, jgn slh paham, bg yg tidak merasa) kebanyakan mereka itu klu sdh di LN jadi lupa daratan.. jadi srugal srugul..bicara pedas dan tidak menghargai sesama, arogan, kemlinthi dan merasa di atas langit. menganggap orang lain itu seperti semut.

bahkan sayapun pernah mengalami ya di serang dgn kata pedas oleh mbak mbak yg kerja di LN hongkong..taiwan..(wlu tidak semua lho ) omongannya menyayat hati jedar jeder merasa berani tanpa hati nurani.

ketika di sadarkan bukannya segera sadar justru menunjukkan kesombongannya.. upload barang barang, upload rumah, upload uang, jika di ingatkan lagi justru menjawab..LAPO BARANG E DEWE..LAPO UANG E DEWE, KALIAN ITU IRI .

inilah yg justru menunjukkan KERE MUNGGAH MBALE nya kelihatan ( katrok ), kebanyakan mereka brutal, hilang malu..hilang etika.

jadi kritikan dr orang lain jgn di anggap bahwa mereka IRI, mrka ingin menyadarkan mrka yg lupa daratan..tenggelam dlm kesombongan sehingga membuat semena mena terhadap sesama.

sbnrnya bnyk juga orang yg kerja di lokal tingkat perekonomiannya yg di atas mbak mbak, tp mrka biasa saja, orang di kritik justru menerima dan menganggap orang itu IRI, itulah orang yg sudah tertutup KESOMBONGAN. 

( maaf tidak semua mohon tidak tersinggung bg yg tidak merasa..dan bg yg merasa semoga segera sadar kembali) terimakasih.

Begitulah tulisan yang diunggah oleh Dyta. Nah sahabat BMI, apakah kamu merasa dan termasuk yang ada dalam tulisan di atas? kembali ke diri masing-masing dan tetap meluruskan niat utama kerja di luar negeri.

Dyta, Orang Ponorogo Ini Katakan TKW Sebagai 'Kere Munggah Mbale', Ini Sebabnya

Powered by Blogger.
close