loading...
============

SUARABMI.COM - Melihat Pekerja Migran Indonesia atau PMI hobi jalan-jalan, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong dan Bank BNI Hong Kong bertindak secepat kilat. 

Setiap hari Minggu, para pekerja migran diberi pembekalan keterampilan agar mereka dapat berdikari ketika kembali ke Indonesia.

Hong Kong merupakan salah satu negara tujuan TKI. Menurut data Penempatan TKI di BNP2TKI, terdapat lebih dari 170 ribu TKI di Hong Kong. 

Bukan perkara mudah bekerja jauh di negeri orang dengan kultur, jenis makanan, dan hal lain yang tidak pernah ditemui di kampung halaman.

Di Hong Kong, TKI perempuan banyak yang bekerja sebagai asisten rumah tangga. “Mbak-mbak”, demikian mereka lazim dipanggil, bekerja 6 hari dalam seminggu. Setiap Minggu, mereka diberikan kesempatan libur. Bahkan karena alasan privasi “mbak-mbak” diminta untuk meninggalkan rumah majikan. 
[ads-post]
Seperti cerita Ifa, TKI asal Semarang, yang sudah bekerja selama 2 tahun di kawasan Happy Valley. Pada Sabtu atau Minggu, ia biasa mendapat jatah libur dan harus meninggalkan apartemen majikan dari jam 08.00 hingga 20.00 malam. 

Biasanya, Ifa berkumpul dengan teman-temannya di Mesjid Ammar di Wan Chai atau di Victoria Park. Mereka juga sering jalan-jalan untuk menikmati keadaan.

Melihat rutinitas tersebut KJRI Hong Kong bersama BNI berinisiatif menyelenggarakan kegiatan capacity building untuk mengisi hari libur para TKI. Kegiatan yang dikemas dalam tema “KAMI Bersama BNI” ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan TKI di Hong Kong. 

Konsul Jenderal RI untuk Hong Kong dan Makau, Tri Tharyat mengharapkan, sepulangnya ke Tanah Air, para TKI memiliki kepercayaan diri untuk membuka usaha sendiri dan tidak berpikir untuk kembali ke Hong Kong.

Kegiatan ini diawali dengan pemberian motivasi melalui kisah sukses dari mantan TKI yang telah sukses dengan usaha mereka di Indonesia. 

“BNI Juga memberikan pelatihan perencanaan keuangan, agar sekembalinya ke Indonesia mereka memiliki tabungan yang cukup untuk modal usaha,” ujar General Manager BNI Hongkong, Wan Andi Aryadi.

Tim BNI bersama para profesional juga memberikan materi pelatihan sesuai dengan minat masing-masing, antara lain make-up artis, barista dan caregiver.  

“Dengan praktik ini jadi tidak gampang lupa dan bisa langsung terlihat hasilnya," demikian kata Devi, salah satu peserta pelatihan.

INI BARU OK...! Isi Liburan, Para TKW Hong Kong Dilatih Keterampilan Untuk Bekal Mencari Duit di Indonesia

Powered by Blogger.
close