loading...
============

SUARABMI.COM - Minggu dini hari (26/8), di antara deburan ombak pantai selatan, dalam ke heningnya pagi yang masih gelap, raungan sirine ambulance menyusuri tepian Pantai Lampon.

Dan saat ambulance itu berhenti, sontak jeritan dan tangisan dari keluarga serta kerabat almarhumah Mbak Dian Elisa yang meninggal pada hari minggu 12 Agustus 2018 di Hongkong saling bersahutan karena duka yang mendalam.

Terlebih suaminya Muhamad Ulum menangis dalam dekapan saudara saudaranya "Ya Allah Bu... Ngopo Pean tego ninggalne Ayah karo nduk Bu" Tutur Ulum Sambil memeluk peti jenazah istri yang sangat di cintainya, begitu ibu kandungnya, menangis tersedu sedu di kelilingi sanak family untuk menguatkan hatinya.

"Oalah nduk nduk... Ngopo awakmu muleh koyok ngene... Ngopo awakmu muleh ning njero Peti, Ratapnya dalam tangis..." Tukas Ibu almarhumah
[ads-post]
"Alhamdulilahirobbil Jenazah Alamarhum nyampe rumah duka di Pesisir Pantai lampon, Minggu dini hari jam 02.00 setelah di terbangkan via Pesawat Chatay Pasific, di antar oleh Ambulance dari UP3TKI dan LP3TKI Surabaya dengan di dampingi dari Disnaker, P4TKI Banyuwangi, juga Aktivis TKI dari KAMI dan SBMI Banyuwangi" Tutur Krishna Adi

Smoga mendapat tempat yang layak di sisiNYA dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kekuatan Imannya, Amin Ya Robbal Alamin...

Almarhumah meninggalkan Suami tercinta juga Putri Semata Wayangnya Mozza yang baru duduk di bangku SD Kelas 2

Sebagaimana kita ketahui Dian meninggal dunia lantaran mengalami koma beberapa waktu dan akhirnya meninggal dunia. Baca: Alami Koma, TKW Hongkong Asal Banyuwangi Ini Tutup Usia

Penulis: Krishna Adi

Jenazah Pahlawan Devisa Hongkong Asal Banyuwangi Sampai Dirumah Duka, Ia Meninggal Setelah Mengalami Koma Tiba Tiba

Powered by Blogger.
close