loading...
============

SUARABMI.COM - Sudah jatuh tertimpa tangga, begitulah yang dialami seorang tenaga kerja wanita Indonesia (TKWI) asal Lampung, Wasipatun yang harus menelan rasa kecewa atas perlakuan agen. 

Pasalnya, perempuan berusia 43 tahun yang baru saja menjalani operasi kanker rahim itu dipaksa pulang ke Indonesia meski kondisinya belum pulih.

Hal itu dituturkan Juminten, seorang TKI yang kebetulan satu ruangan dengan Wasipatun di RS Xin Lou, Taiwan. 

Menurutnya, Wasipatun yang sudah lama tidak bekerja itu sampai harus meminta kiriman uang dari keluarganya di Indonesia untuk biaya hidup.

"Kasihan dia (Wasipatun), baru operasi kanker rahim majikan tidak mau menanggung biayanya, agen juga tidak tanggung jawab malah mau disuruh pulang," kata Juminten, Jumat (17/8) malam.
[ads-post]
Menurut keterangan salah satu dokter, lanjutnya, Wasipatun belum diperbolehkan keluar dari rumah sakit, apalagi pulang ke Indonesia karena harus menjalani perawatan dan istirahat pasca operasi.

Wasipatun berangkat melalui PT Bahana Bekasi, bekerja sebagai perawat lansia. Beberapa waktu lalu dia divonis mengidap penyakit kanker rahim dan menjalani operasi pada Selasa 14/8/2018). Saat ini masih dirawat di RS Xin Lou, Tainan.

"Tadi pagi (Jumat, Red), dokter mengatakan belum boleh pulang ke Indonesia, harus menunggu sampai sembuh,'' katanya lebih lanjut.

Masih kata Juminten, kasus tersebut sudah dilaporkan ke salah satu anggota Satgas KDEI Taipei. Sementara masih dalam penanganan sambil menunggu bekas operasinya sembuh.

"Selain masih menahan rasa sakit pasca operasi, Masipatun juga merasa khawatir jika sewaktu-waktu agen datang untuk membawanya ke luar atau bahkan memaksanya pulang. Apalagi sekarang majikan sudah mengambil PRT baru untuk menggantikan pekerjaanya. Itu bisa dijadikan alasan untuk memaksanya pulang," pungkasnya.

liputanbmi

Sakit Kanker Rahim, TKW Taiwan Asal Lampung Ini Dipaksa Pulang oleh Agensi, Padahal Dokter Belum Kasih Ijin

Powered by Blogger.
close