loading...
============

SUARABMI.COM - Hingga saat ini sudah banyak sekali pekerja migran yang tewas karena berusaha kabur saat dirazia kepolisian dan imigrasi Taiwan, mereka kabur demi menyelamatkan diri hingga ada yang terjatuh, tertabrak hingga tewas dan tidak sedikit yang mengalami luka serius.

Bahkan tidak sedikit pula pekerja migran yang akhirnya harus merasakan timah panas polisi karena berusaha lari, mereka sudah diperlakukan seperti pelaku kriminal.

Menanggapi kasar dan arogannya perlakuan polisi kepada para pekerja kaburan ini, Asosiasi Internasional Buruh Migran Taiwan melayangkan aksi protes keras.

Asosiasi ini meminta kepolisian tidak bertindak kejam kepada para pekerja migran sebagaimana dilakukan oleh salah satu anggota kepolisian yang menembak pekerja kaburan di bagian kepala hingga tewas pada april lalu.

Beberapa kelompok hak asasi manusia telah menyerukan bahwa kebanyakan alasan mengapa pekerja migran melarikan diri adalah karena penindasan dari majikan, pekerjaan yang tidak sesuai dan lainnya dimana hal ini majikanlah yang salah.
[ads-post]
Pada September 2017 lalu, seorang pekerja kaburan dari Vietnam juga tewas karena kehabisan darah setelah di tembak oleh angggota polisi di Taiwan, dimana hal ini juga memicu kemarahan publik.

Menurut  Asosiasi Internasional Buruh Migran Taiwan, perburuan polisi kepada pekerja migran kaburan yang menyebabkan luka, kecelakaan dan kematian dalam 10 tahun terakhir sungguh sangat banyak, diantaranya sebagai berikut.

Pada tahun 2005, Yueyue pekerja kaburan vietnam di tangkap dan ditembak karena berusaha kabur, Pada 2012, TKW Vietnam lari dan terjatuh dari lantai 2 hingga kakinya patah dan seorang pria lombat kedalam lembah 10 meter hingga cidera.

Pada tahun 2014, Polisi merazia sebuah tempat di Taichung hingga penghuninya yang ilegal kabur, 3 diantaranya melompati gedung hingga menderita patah tulang.

2016 dalam pengejaran 9 pekerja Indonesia kaburan di Yunlin menyebabkan tabrakan beruntun dimana 4 diantaranya melarikan diri dalam kondisi terluka parah.

2016 Tim Departemen Imigrasi dan polisi Nantou melakukan razia hingga menyebabkan seorang pekerja kaburan lompat dari lantai 4.

2017 Tim Taoyuan Departemen Imigrasi pergi ke pabrik logistik untuk mencari dan memburu 17 pekerja migran Indonesia, Salah satunya melompat dari ketinggian lantai tiga dan jatuh sampai mati.

Chen Xiulian mengatakan bahwa alasan utama pekerja asal Vietnam kabur adalah karena buaya agensi yang terlampau tinggi sedangkan pekerja Indonesia yang kabur di dominasi dari sektor perawat rumah tangga.

Kebanyakan perawat Indonesia yang kabur karena sikap majikan yang kasar, pekerjaan yang tidak sesuai dan tekanan dan ketidakbebasan yang dikekang oleh majikannya.

Oleh karena itu, polisi harus lebih halus lagi dalam menangkap pekerja kaburan dan tidak memperlakukan mereka seperti pelaku kriminal sebagaimana dalam menangkap 3 pekerja Indonesia di Zhingli kemarin. | NET
[youtube src="JUbNqyG0sKU"/]

Banyak Sebabkan Pekerja Kaburan Terluka dan Bahkan Tewas Saat Digerebek Karena Berusaha Kabur, Polisi di Taiwan Dikritik Habis dan Dinilai Tidak Berprikemanusian

Powered by Blogger.
close