loading...
============

SUARABMI.COM - Bejat kata yang pantas ditujukan kepada Sutiyono (40),  warga Desa Bangun, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Pasalnya, Sutiyoso diduga telah melakukan perbuatan c4bul terhadap siswa SMP(12)yang merupakan warga Trenggalek dengan modus iming-iming uang.

Perbuatan tersebut dilakukan pelaku sejak korban duduk di bangku Sekolah Dasar kelas 5 hingga kelas 1 SMP. Perbuatan bejat ini diketahui setelah korban mengadukan perlakuan tak senonoh yang telah dialaminya kepada saudaranya.

Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo S, membenarkan kejadian tersebut. Korban diduga telah menjadi korban perlakuan bejat pelaku sejak duduk di bangku SD. Perbuatan itu dilakukan pelaku dengan leluasa, karena orang tua korban sedang merantau di Singapura.

"Aksi bejat tersebut dilakukan pada saat korban sedang tidur-tiduran di kamar usai pulang sekolah. Kemudian pelaku masuk ke kamar korban dan langsung melancarkan aksinya dengan menc4 buli korban," ucap AKBP Didit, Senin (24/9/2018)
[ads-post]
Lebih lanjut, AKBP Didit mengungkapkan, setelah melakukan aksi bejatnya tersangka memberikan sejumlah uang kepada korban. Perlakuan tak senonoh pelaku diketahui orang tua korban saat korban menceritakan apa yang dialaminya kepada saudaranya.

"Pelaku ini kemudian kita tangkap atas laporan orang tua korban. Akibat perbuatan pelaku, saat ini korban mengalami trauma psikis karena kekerasan s*ksual," imbuhnya

Ditambahkan, modus pelaku memberikan iming-iming dan bujuk rayu, kemudian korban diberikan imbalan sejumlah uang. Dari pengakuan pelaku perbuatan bejat telah melakukan beberapa kali dalam kurun waktu satu tahun lebih.

Dinukil dari Jatim Now, AKBP DIDIT menambahkan, alasan dari pelaku tega menc4buli korban karena ditinggal kerja oleh istrinya ke Hongkong. Sehingga pelaku bingung melampiaskan hawa nafsunya kepada korbannya.

"Alasannya karena istrinya jadi TKW selama dua tahun ini. Dan selama itu pelaku melampiaskannya kepada korban," ujarnya.

Selain itu, pelaku tergoda dengan paha mulus korban yang diintipnya melalui jendela. Ia mengatakan, pelaku melihat korban setiap pulang sekolah yang tidur-tiduran di kamarnya.

Kini tersangka dan semua barang bukti telah diamankan. Tersangka terjerat pasal 82 ayat 1 UURI No 17 tahun 2016 tetang penetapan perpu No 1 tahun2016 tentang perubahan. Kedua UURI No: 23 tahun 2002 tetang perlindungan anak menjadi UU dengan. “Tersangka terancaman hukuman penjara minimal 5 tahun, paling lama 15 tahun, denda paling banyak Rp 5 milyar,” pungkas Kapolres Trenggalek.

BEJAT...! Ditinggal Istri ke Hongkong, Pria Ini Malah Lampiaskan Hasratnya ke Anak TKW Singapura Setiap Kali Pulang Sekolah

Powered by Blogger.
close