loading...

SUARABMI.COM - Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asing yang berprofesi sebagai tenaga pengajar atau guru bahasa Inggris ditemukan tewas di sebuah apartemen yang terletak di wilayah bagian selatan Taiwan.

Wanita berkewarganegaraan Amerika ini ditemukan tewas setelah diduga menggantung diri di apartemennya pada hari Selasa (25/09/2018).

Pihak berwenang melaporkan bahwa mereka juga menemukan catatan bunuh diri yang ditinggalkan korban dan ditempatkan di lantai.

Seorang wanita 46 tahun, yang identitasnya belum dirilis oleh polisi, ditemukan oleh pacarnya di apartemen sewaannya tak bernyawa setelah gantung diri, laporan Liberty Times.

Ketika polisi tiba di tempat kejadian, mereka mengatakan mereka tidak menemukan bukti tindak kekerasan.

Sementara pria asing berusia 34 tahun yang kemudian diketahui juga berkewarganegaraan Amerika hingga kini masih diinvestigasi oleh pihak kepolisian terkait kasus kematian tragis sang pacar.

Saat ditanyai polisi, pria yang masih disembunyikan identitasnya ini mengatakan bahwa dia tidak tahu mengapa pacarnya nekat menggantung diri hingga tewas.

Kepada polisi lebih lanjut laki-laki asing ini mengatakan bahwa akhir-akhir ini pacarnya tampak moody dan sering gelisah. Diduga akibat penyakit mental yang dideritanya, hal ini yang menjadi pemicu ia menghabiskan nyawanya dengan cara tak wajar tersebut, laporan apple daily.

Pihak kepolisian dan jaksa akan memeriksa jasad korban untuk menentukan apakah ada kecurigaan atas indikasi pembunuhan.

Polisi mengatakan bahwa guru bahasa Inggris ini menyewa sebuah studio di sebuah menara apartemen yang terletak di jalan Liuhe pertama di Distrik Xinxing, Kaohsiung.

Polisi menerima laporan kasus ini pada jam 2:40 siang dari pacarnya, yang tiba di apartemen korban dan menemukan tubuh wanita ini sudah tak bernyawa yang tergantung di ambang pintu kamar tidur, laporan UDN.

Dia kemudian menemukan catatan bunuh diri yang tergeletak di sisi mayat korban. Diduga korban menulis catatan kematian ini sesaat sebelum ia gantung diri.

Pihak kepolisian Tawian telah memperoleh surat itu dan akan memverifikasi untuk memastikan bahwa tulisan tangan di catatan kecil tersebut adalah milik almarhum.

Baik almarhum dan pacarnya diketahui bekerja sebagai guru bahasa Inggris di temoat kursus bahas asing yang berbeda di kota Kaoshiung, menurut laporan UDN.

Pihak kepolisian Taiwan juga akan memberi tahu keluarga almarhum tentang kematiannya dan menasihati mereka tentang pengaturan prosesi pemakaman.

Bagi anda yang mengetahui adanya korban yang terganggu mental dan hendak melakukan upaya bunuh diri dihimbau untuk segera menghubungi Pusat Pencegahan Bunuh Diri Taiwan kapan saja di nomor 0800-788995 atau Taiwan Lifeline International pada nomor 1995.

Sementara bagi warga asing dan pekerja migran yang juga menemukan kondisi serupa dapat menghubungi hotline darurat Pusat Layanan Masyarakat di nomor 0932-594-578 yang dapat diakses setiap saat atau 24 jam sehari.

Sumber : Taiwannews, LTNNews, Apple Daily, Indogo

Heboh! Seorang TKW Di Kaoshiung Ditemukan Tewas Gantung Diri

Powered by Blogger.
close