loading...
============

SUARABMI.COM - Seorang TKW Indonesia menahan angin di Causeway Bay, Minggu (16/7/2018), pada saat topan mangkhut menghantam Hong Kong. Masih banyak ditemukan TKW yang dipakasa berlibur keluar rumah oleh majikannya pada saat topan berlangung.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong akan memperkarakan majikan yang memaksa Pekerja Rumah Tangga (PRT) migran nya keluar rumah saat badai Mangkhut pada Minggu (16/9/2018).

KJRI juga menyampaikan TKW tersebut selamat dari hantaman taifun setelah berlindung di restoran cepat saji dan dalam gedung pertokoan. 
[ads-post]
Meskipun departemen tenaga kerja Hong Kong sudah menyampaikan hak-hak PRT migran terkait pengaturan akomodasi saat taifun berlangsung, namun hal ini masih saja ditemukan.
“Saya sebenarnya sudah bilang mau di rumah saja, nggak usah dibayar. Tapi majikan nggak mau dengar, katanya; ‘nggak boleh, pokoknya kamu keluar kan ini hari ini hari liburmu, kamu harus keluar seperti biasanya,” kata Liana kepada SUARA, Minggu (16/9/2018).

Hal yang sama juga diungkapkan Rina, PMI yang mengaku sudah bekerja hampir dua tahun di rumah majikannya di daerah Quarry Bay.

“Saya bingung ini mau libur kemana. Mana anginnya mengerikan begini. Nenek nggak ngijinin saya berlibur di dalam rumah,” kata Rina, Minggu (16/9/2018).

KJRI Hongkong Akan Polisikan Majikan yang Nyuruh TKW Indonesia Keluar Rumah Saat Badai Mangkhut Terjadi Kemarin

Powered by Blogger.
close