loading...
============

SUARABMI.COM - Lola Amaria sedang roadshow keliling dunia untuk mempertontonkan filmnya yang berjudul Lima. Film garapan Lola Amaria Production yang bergenre nasionalisme itu dibawa Lola untuk memberitahu kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara yang beragam penuh dengan toleransi.

Setelah Bangkok, Lola kini menyambangi Taiwan (Chinese Taipei). Nonton bersama film Lima dihelat di Auditorium Radio Taiwan International, yang berada di Bei An Roadc Taipei Vity. Kebhinekaan dan keberagaman Indonesia yang tergambar jelas dalam Pancasila bisa dipelajari penikmat film di sana.

Lima yang disutradarai oleh Lola Amaria dan Shalahuddin Siregar, Tika Pramesti, Adriyanto Dewo dan Harvan Agustriansyah juga disaksikan oleh buruh migran Indonesia yang berada di Taiwan dan sekitarnya. Tak hanya buruh migran, tetapi juga NU di Taipei, Banteng Muda Indonesia dan juga Kantor Dagang Ekonomi Indonesia (KDEI) juga turut hadir.

"Kita hanya putar di satu kota saja, di Taipei. Penonton yang umumnya pekerja Indonesia dari berbagai kota di Taiwan, datang langsung ke lokasi pemutaran film. Antusias mereka begitu besar untuk menyaksikan film 'Lima', yang memang sebelumnya sudah diumumkan langsung oleh Radio Taiwan International, terkait cerita dan pemutaran film kita,” jelas Lola Amaria.
[ads-post]
Uniknya banyak penonton yang terharu ketika menyaksikan film keluarga yang mempunyai latar belakang yang berbeda-beda itu. “Penonton rata-rata memang TKI. Mereka bekerja dari berbagai profesi, walaupun umumnya bekerja pada majikannya di Taiwan. Mereka terharu dan meneteskan air mata, saat adegan Bi Ijah pamit untuk pulang kampung dan mengurus anaknya-anaknya yang kurang mendapat perhatian darinya selama bekerja. Sampai adegan terakhir sila ke-5 saat Bi Ijah mengurus kasus hukum anak-anaknya, disitulah penonton terbawa suasana,” ungkap Lola Amaria.

Diskusi pun dilakukan usai nonton bareng. Lola dan penonton mengupas tuntas tentang keberagaman dan pengaplikasian nilai-nilai Pancasila. Tugas Lola untuk memberikan informasi soal Pancasila yang dimiliki Indonesia tak terhenti di Taiwan.

“Kita terus roadshow memutar film 'Lima' di beberapa negara. Kita ingin sebarkan virus kebaikan, keberagaman, toleransi dan juga rasa persaudaraan yang kuat dari berbagai macam perbedaan yang ada di Indonesia. WNI yang bekerja di luar negeri, rindu, kangen dan perlu untuk menyaksikan film-film seperti ini (Lima) yang mampu membangkitkan nasionalis mereka dan juga rasa serta peduli sesama,” tukasnya.

Lima adalam film dengan lima cerita utuh yang saling berkesinambungan meski digarap dengan lima sutradara berbeda-beda. Masing-masing cerita akan mengambil intisari dari sila yang terkandung dalam Pancasila.

Secara garis besar film ini akan bercerita tentang satu keluarga yang berbeda keyakinan. Seketika ketiga orang anak harus beradu pendapat atas kematian sang ibunda karena perbedaan keyakinan. Film ini dibintangi oleh Prisia Nasution. | okezone

Lola Amaria Sukses Bikin Buruh Migran di Taiwan Berurai Air Mata

Powered by Blogger.
close