loading...
============

SUARABMI.COM - Tim patroli Posal Takong Hiu mengamankan satu speedboat yang membawa TKI ilegal dari Malaysia, Rabu (24/10/2018) malam.

Berawal dari tim patroli yang sedang bertugas di sekitar perairan Takong melihat ada satu unit speedboat 40 PK melintas dengan kecepatan tinggi sekira pukul 19.30 WIB. Karena curiga, tim berupaya melakukan pengejaran.

Ketika diikuti tim, speedboat tersebut berputar-putar tanpa ada tujuan. Sekira setengah jam lebih mengejar prtugas melihat satu orang di atas speedboat terjun ke laut di sekitar perairan Pelambung.

"Satu orang melarikan diri dari pengejaran tim patroli dengan melompat ke laut. Diduga yang melompat adalah tekong TKI," kata Danlanal TBK, Letkol Laut (P) Caur Yogiantoro melalui Palksa Lanal TBK, Mayot Laut (P) Muhammad Ritauding, Jumat (26/10/2018).

Sekira pukul 21.00 WIB, tim patroli kemudian mendekati speedboat dan menemukan seorang penumpang perempuan bernama Dewi Hajar yang merupakan TKI di atas speedboat. Tim kemudian mengevakuasi Dewi dan speedboat ke Pasir Panjang.
[ads-post]
Saat menuju ke Pasir Panjang petugas melakukan penyisiran di sekitar pantai dan pelabuhan desa Pelambung untuk mencari tekong yang terjun ke laut. Namun petugas tidak menemukannya.

"Speedboat beserta penumpang TKI kemudian dikawal ke Pasir Panjang untuk diminta keterangan," terang Ritaudin.

Beberapa jam selanjutnya, atau sekira pukul 22.30 WIB, tim patroli TNI AL mendapatkan informasi mengenai seorang pria bernama Ruslan diamankan warga dan Babhinsa Pelambung. Ternyata orang tersebut adalah tekong TKI yang terjun ke laut.

"Tim segera menuju Pelambung untuk menjemput tekong lewat jalur darat yang dipimpim oleh Danposal Takong Iyu Lettu Laut (P) Himawan Pratikto dan dua personel," tambah Ritaudin.

Selanjutnya, Ruslan dan Dewi dibawa ke Posmat Meral. Sekira pukul 02.00 WIB Ruslan dibawa ke Mako Lanal TBK di Tanjungbalai. Sementara Dewi dan speedboat milik Ruslan dititipkan di Posmat Meral.

Ternyata setelah penangkapan ini dikembangkan, Dewi tengah hamil muda. Sementara Ruslan yang dites urinnya didapati positif menggunakan narkoba jenis sabu.

"Rencana tindak lanjutnya kita akan menyerahkan tekong kepada BNN terkait penyalahgunaan Narkoba dan utk TKI akan diserahkan kepada Kantor Imigrasi. Pendalaman lebih lanjut sedang dilaksanakan untuk pengumpulan data kemungkinan tekong membuang barang terlarang di laut," ujar Ritaudin.

Dalam Kondisi Hamil, TKW Ini Ditinggalkan Sendirian di Speedboat Karena Mengetahui Ada Razia dan Operasi AL

Powered by Blogger.
close