loading...

SUARABMI.COM - Tim penyelamat di Indonesia berusaha pada hari Minggu untuk menjangkau korban yang terperangkap yang berteriak minta tolong dari bangunan yang runtuh, sementara orang-orang yang selamat memasuki pusat perbelanjaan yang tidak stabil untuk mengambil apa pun yang mereka temukan setelah gempa bumi besar melahirkan tsunami yang menewaskan lebih dari 800 orang lebih.

Orang-orang terlihat menjarah barang-barang dari pusat perbelanjaan yang rusak di Palu yang tidak dijaga.

Mereka tampaknya tidak peduli dengan keselamatan mereka, meskipun gempa susulan dan bangunan itu dipertanyakan kekuatannya. Foto-foto juga menunjukkan orang-orang di Palu menjarah bensin dari truk bertangki bakar.

Itulah sebuah artikel yang tertulis di South China Morning Post (SCMP), media asia yang sudah mendunia, membuat hati kita pilu didalam kepiluan karena gempa dan tsunami.
[ads-post]

Hal ini membuat kita yang menyaksikan pilu, kenapa aksi aksi seperti ini masih terjadi disaat mereka sedang dalam keadaan darurat bencana? 

Bahkan parahnya, pesawat Hercules hingga di sandera karena semua orang ingin keluar dari Palu. Karena kejadian ini, banyak relawan dan bantuan yang akhirnya tertahan dan tidak sampai TKP.

Mungkin kalau yang dijarah adalah bahan makanan, pakaian dan kebutuhan mendesak lainnya masih bisa dimaklumi namun ketika barang-barang mewah yang mereka sasar, maka tujuannya bukan lagi untuk bertahan hidup namun memanfaatkan kesempatan untuk bisa bermewah-mewah di kemudian hari dengan barang jarahan itu.

Semoga sahabat-sahabat di Palu dan Donggala yang masih belum sadar akan pentingnya semua ini segera sadar sehingga bantuan bisa sampai dan semua bisa selamat dan tidak menambah kericuan lagi.

Jangan jadikan ujian bencana ini menjadi kemurkaan Allah yang akan menambah penderitaan di atas penderitaan yang sudah ada. Ayok selamatkan Palu dan Donggala dari tangan-tangan jahil.

Duka Palu Dimata Dunia, Karena Panik atau Apalah Mereka Hingga Menjarah Televisi dan Ban, Barang - barang yang tak bisa di makan

Powered by Blogger.
close