loading...

SUARABMI.COM - Li Ka Shing, orang Hong Kong terkaya ke-23 sedunia, donasikan uang sebesar 5 juta dollar AS atau sekitar Rp 75 miliar untuk korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, sumbangan dari pendiri CK Hutchison Holdings dan Li-Ka Shing Foundation itu diberikan melalui platform Sustainable Development Goals (SDG) Indonesia One yang baru diluncurkan hari ini.

Platform SDG Indonesia One dibuat untuk mendukung pemerintah dalam merekonstruksi dan merehabilitasi wilayah bencana seperti Palu, Donggala, Sigi, dan Lombok atau pendanaan untuk proyek-proyek yang berkaitan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.

“Jadi dana ini dimasukkan ke dalam SDG Indonesia One,” kata Sri Mulyani di Gedung Dhanapala, Kemenkeu, Jakarta, Jumat (5/10/2018).

Rincian donasi yang diberikan Li Ka Shing terdiri atas 2 juta dollar AS dari CK Hutchison Holdings dan sisa 3 juta dollar AS dari Li-Ka Shing Foundation.

Sri Mulyani menyebutkan, donasi tersebut nantinya akan digunakan untuk membantu masyarakat Sulteng yang terdampak gempa dan tsunami.

“Donasi (Lia Ka Shing) akan dimanfaatkan untuk membangun kembali infrastruktur agar masyarakat dapat kembali beraktivitas,” sambung Sri Mulyani.

Li Ka-shing adalah seorang pengusaha Hong Kong. Dia merupakan orang terkaya di Hong Kong dan Asia Timur. Menurut Majalah Forbes dia juga orang keturunan Cina terkaya di dunia. 
[ads-post]
Li Ka Shing memiliki cerita kesuksesan yang luar biasa. Ia terpaksa putus sekolah untuk menunjang keluarganya. Tapi hari ini dia adalah salah satu orang terkaya di dunia.

Li Ka Shing membuka pabrik pertamanya pada usia 22 tahun dan dalam beberapa tahun melihat sukses besar sebagai produsen, pengembang properti, tokoh bisnis, dan investor.

Li Ka Shing sekarang menjadi investor utama dalam sektor teknologi. Dia adalah salah satu investor besar pertama di Facebook, dan akuisisi besar terakhirnya adalah perusahaan telekomunikasi Inggris O2, yang dia beli pada akhir Maret sebesar US$15 miliar (Rp202,5 triliun).

Dengan kekayaan sebesar US$31 miliar (Rp418,5 triliun), Li Ka Shing adalah orang terkaya ke-11 di seluruh dunia dan orang terkaya di Asia.

Melalui Grup Cheung Kong dan Hutchison Whampoa Limited, Li Ka Shing menjalankan sebuah kerajaan bisnis yang tersebar di 54 negara. Yang terakhir termasuk dalam liga Fortune Global 500 Company.

Bisnisnya telah beragam menjadi sektor seperti produksi semen, real estate, perbankan dan produksi baja.

Selama hampir empat tahun selama pendudukan Jepang di Hong Kong, Li Ka Shing mengirim 90% gaji selama ia bekerja kepada ibunya.

Kesuksesan yang ia dapatkan sebagai pencari nafkah mengajarkan kepadanya nilai-nilai murah hati yang telah membuatnya terkenal dengan filantropinya saat ini.

Kesuksesan Li Ka Shing jelas dipengaruhi oleh pengalamannya selama bekerja di tengah kesulitan keluarga yang mengharuskannya menjadi tulang punggung keluarga sejak ia remaja.

Milyarder Hongkong Sumbang Gempa dan Tsunami Palu Hingga 75 Milyar, Ternyata Ini Sumber Pekerjaanya

Powered by Blogger.
close