loading...

SUARABMI.COM - Erwiana, salah satu mantan BMI Hongkong yang banyak di bella waktu silam karena kasus penganiayaan majikan terhadapnya kini telah mendapatkan semua hak-haknya menuai bulli netizen lantaran statusnya di media sosial.

Tanggal 19 November kemarin Erwiana membuat status yang mengkritik pemerintah terkait kebijakan pemerintah mengijinkan 100 persen saham dimiliki asing di 54 industri.

"Beginilah program yang memiskinkan rakyat, menjalankan dikte kapitalis monopoli internasional" Tulisnya.

Status ini rupanya menuai perdebatan dikalangan netizen yang pro dan kotra pemerintah. Dan banyak yang diblok oleh Erwiana lantaran berbeda pandangan politik.

Salah satunya adalah komentar Hanna Dwi Nirwana, mengetahui Erwiana tak dapat dikritik dan mengunfriend dia, lantas ia berkata, "Kok mbok hapus postinganmu, terus kenapa unfriend pertemanan, ora tatak ati ta? Hatimu dewe ora legowo kok ndandak nyinyir pak presiden, baru dikomen gitu aja kok langsung unfriend" Tulis Hanna entah mengomentari status Erwiana yang mana.
[ads-post]
Erwiana pun membalas dengan, "Sejak kapan ya kita berkawa, kenal aja kagak, tepuk jidat aja deh" Tulis Erwiana.

Balasan ini memicu kemaran beberapa netizen, salah satunya adalah Damar Gunadi, ia mengatakan, "Kok ngomong ngono koe nduk, aku daari surabaya ikut demo di tempatmu ya karena empati melihat dirimu disiksa, apa aku juga kenal dirimu? Cutiku tak habiskan gara-gara ingin mendampingi kasusmu biar dapat tanggapan dari pemerintah, kok c****mu kaya a** ngene" Tulisnya.

Sebelumnya dengan kasus penyiksaan yang menimpa Erwiana, ia mendapatkan uang dari majikannya sebesar 1,5 milyar.

Postingan Erwiana yang diatas hingga saat ini sudah di komentari lebih dari 2200 netizen dengan beragam tanggapan dari yang pro maupun yang kontra.

#janganpolitikmenghancurkanpersaudaraankita
#saveteposeliro

Erwiana Dibulli Netizen Gara Status 'Ini' dan Tidak Mengakui Kawan BMI Hongkong yang Telah Membelanya Mati-matian

Powered by Blogger.
close