loading...

SUARABMI.COMNiat hati pulang dan tidak lagi meneruskan kontrak karena di Indonesia sudah ada seorang lelaki yang sebelumnya mengaku siap menikah dan menjalin rumah tangga dengannya, TKW ini shok dan berusaha mengakhiri hidupnya saat mengetahui kenyataan yang terjadi di rumahnya, di Pacitan.

Adalah Sri (39) TKW Hongkong asal Nanggungan Pacitan ini baru saja sehari di rumah namun ia shok saat mengetahui putrinya sudah berbadan 2 dengan usia kandungan 4 bulan.

Bagaimana tidak, kalau ternyata yang menghamili anaknya adalah calon suaminya yang sejatinya akan dinikahinya tak lama lagi. Sri pun berpamitan pada beberapa anggota keluarganya, akan mengakhiri hidupnya.

Dugaan kuat yang menjadi sebab, disimpulkan oleh keluarga adalah gagalnya rencana pernikahannya dengan Yanto  (39), pria yang selama ini tanpa diketahui oleh siapapun telah menjadi kekasihnya. 

Kegagalan tersebut terungkap lewat sepucuk surat yang dia tulis saat akan melakukan aksi gantung diri namun ketahuan dan gagal, yang mana dalam isinya SR menyampaikan harapan agar meskipun tidak jadi menikah dengan dirinya, Yanto bisa membahagiakan Siska (19) putrinya.
[ads-post]
"Rencananya ternyata yang mau nikah itu Sri, makanya dia tidak melanjutkan kontrak kerja karena serius menikah dengan Yanto. Tapi pas tahu kalau Yanto calon suaminya diam diam suka sama suka dengan Siska  anaknya Sri, malah saat ini Siska hamil 4 bulan, mbakyu (Sri) kaget." terang Sutikno salah seorang kerabat.

Keluarga tidak menyangka, kalau ucapan Sri mau bunuh diri merupakan ucapan sungguhan. "Mboten wonten sing nginten mas, nek jebule unine arep nggantung niku tenanan (tidak ada yang menyangka mas, kalau ternyata ucapannya (Sri) mau gantung diri itu serius, semua mengira hanya guyonan)" lanjut Sutikno.

Upaya gantung diri yang gagal, membuat keseharian Sri menjadi intens dibawah pengawasan. Sebab, sangat manusiawi jika keluarga khawatir Sri akan mengulangi lagi.

Namun apa daya, seintensif apapun pengawasan yang dilakukan, akhirnya Sri lolos juga. Menurut pengakuan Sutikno, terhitung sejak Rabu (26/10/2018), Sri tidak nampak lagi di rumahnya, dan tidak satupun yang mengetahui maupun dipamiti. Melalui berbagai media, Sutikno berharap Sri pulang dan iklhas menerima kenyataan.

Seluruh kartu identitas dan dokumen milik Sri berupa KTP, SIM, Paspor, Kartu BPJS serta Ijazah tidak ditemukan lagi di rumah semenjak Sri pergi meninggalkan rumah.

Niat Pulang Mau Nikah, TKW Hongkong Asal Pacitan Ini Shok Saat Melihat Anaknya Hamil 4 Bulan Oleh Calon Suaminya - Lantas Ia Menghilang

Powered by Blogger.
close