loading...

SUARABMI.COM - Untuk saling mengenal lebih dekat dan mengucapkan rasa terimakasih kepada para TKW Indonesia di Taiwan, Pusat Layanan Kota Kaohsiung Kedua dari Badan Imigrasi Nasional mengadakan kegiatan di distrik Gangshan pada hari Selasa kemarin untuk para pekerja agar bisa beristirahat sejenak menikmati musik tradisional dari tanah air mereka disore hari.

Dengan tingkat kelahiran yang rendah dan populasi yang menua semakin banyak di Taiwan, pengasuh asing memainkan peran penting dalam merawat orang tua yang kesulitan berjalan atau dengan berbagai cacat yang diderita.

TKW Indonesia adalah sumber terbesar pekerja migran di Taiwan untuk memenuhi layanan perawatan ini, menurut Kementerian Tenaga Kerja Taiwan.
[ads-post]
Juru bahasa Indonesia Xu Jingying, yang telah menikah dengan pria Taiwan selama 19 tahun ini, bergabung dengan pejabat dari Pusat Layanan Kota Kaohsiung Kedua dari Badan Imigrasi Nasional untuk memainkan beberapa musik angklung tradisional bersama pengasuh yang berpartisipasi, serta majikan lansia mereka. Angklung  adalah alat musik dari Indonesia yang terbuat dari tabung bambu.

Dalam acara itu juga disampaikan hak-hak pekerja dan meningkatkan kesadaran akan undang-undang dan kebijakan anti-perdagangan manusia, agar mereka semakin paham dengan hukum dan aturan yang berlaku.

Salah satu peserta yang bernama Dinda, yang telah menjadi pengasuh domestik di Taiwan selama enam tahun, mengatakan dia sangat senang menghadiri kegiatan bersama rekan-rekannya dan musik serta pakaian khas Indonesia membantunya merasa seperti di rumah.

Foto: asiatimes

Pemerintah Kaohsiung Taiwan Terkesima Dengan Kehadiran TKW Indonesia - Wujud Rasa Terimakasihnya Mereka Diajak Liburan Bareng Menikmati Musik Angklung

Powered by Blogger.
close