loading...
============

SUARABMI.COM - Seorang tenaga kerja wanita Hongkong berusia 45 tahun telah menjadi korban pencopetan yang dilakukan oleh seorang wanita yang diduga pekerja migran juga yang berasal dari Philipina dimana ia sering melakukan aksinya di daerah Alley-alley. 

Dalam rekaman CCTV yang merekam kejadian itu diketahui pencopet membuka tas ransel korban yang diketahui bernama Marry Jane Santiago Olivar (4/11) pekerja asal Philipina - dan rekaman CCTV itu diuggah dimedia sosial.

Dikutip dari The SUN , Olivar mengatakan pencuri itu mengambil lebih dari HK $ 4.000 darinya dimana uang itu sebenarnya akan dikirim ke keluarganya di kampung halaman.
[ads-post]
Dompet itu kemudian ditemukan oleh pekerja Migran lain di sebuah jalan di Central yang mengenal adik Olivar ketika mereka berdua tinggal di Yuen Long, dan memberikannya kepadanya. 

Dompet itu ketika ditemukan hanya berisi HKID (KTP) dan ATM Olivar, tetapi kartu Octopusnya raib bersamaan dengan uang tunainya.

Melihat rekaman itu dimedia sosial, netizen geram atas kelakuan pencopet itu dimana sesama pekerja migran masih tega melakukan pencopetan dan berharap ia segera tertangkap agar tidak ada korban lainnya.

Kasus ini sudah dilaporkan kepada Polisi Hongkong dan pelaku pencopetan sudah masuk daftar DPO. Siapa pun yang mengenalnya dapat melaporkannya ke petugas polisi. 

Penulis: Kartini Lasiyo
Editor: suara BMI

Rencana Mau Kirim HK$4000, TKW Ini Malah Kecopetan - Ia Langsung Melapor Polisi dan Begini yang Dilakukan Polisi Hongkong

Powered by Blogger.
close