loading...

SUARABMI.COM - Sebutlah namaku Rio, aku adalah salah satu TKI yang bekerja di Taiwan di sebuah pabrik di Tainan, aku berasal dari Cirebon.

Dalam perjalananku mencari birunya NT di Taiwan, aku bertemu dengan seorang gadis yang pada pandangan pertama aku sudah jatuh cinta.

Ya, gadis cantik itu telah menusuk hatiku dengan duri-duri indahnya hingga terbuai dalam dunia fiksi bayanganku di masa depan.

Singkat cerita kami pun bersama, menjalin cinta dan saling berjanji untuk mengarungi sisa hidup bersama, sehidup semati, itulah janji suci kami yang selalu aku pegang teguh erat melupakan godaan godaan yang datang silih berganti.

Namun kini, janji itu hanyalah tinggal janji, yang hanya akan menjadi kenangan bagiku selama hidupku, sakit memang sakit, tapi apa daya dan kuasa - mendekatpun ku tak bisa.

Aku hanyalah kuli pabrik yang mungkin bagi sebagian orang itu adalah pekerjaan rendahan, mungkin itu pula yang membuat dirinya begitu mudah melupakan janji-janji manis kita di Taiwan.
[ads-post]
Sepulang dari Taiwan, pacarku tiba-tiba menikah dengan seorang TNI tanpa menghiraukan aku lagi, tanpa menghiraukan cinta kita lagi, tanpa ingat akan janji-janji kita lagi. Ia mengaku kalau pernikahan itu dijodohkan oleh orang tuanya.

Mungkin aku kalah jauh dibanding tunangannya, tapi aku punya cinta yang sangat dalam untuknya. Hanya itulah modalku, tanpa gelar tanpa status sosial yang tinggi.

Aku menangis melihat perjalananku seperti ini, hatiku sakit, semangat kerjapun luluh lantah bagai Donggala dan Petobo yang tersapu ombak tsunami hingga tak bersisa.

Tapi aku sadar, aku bukan siapa-siapa. Aku boleh saja berencana tapi Tuhan juga akhirnya yang mengaturnya.

Dari sini aku sadar, bahwa cintaku untuknya ternyata terlalu besar, melebihi cintaku kepada Tuhan hingga Tuhan menegurku dengan cara seperti ini agar aku sadar, kedepan agar cintaku tak melebihi cintaku Pada-Nya.

Ada sebuah untaian kata mutiara mengatakan, kalau kamu berharap pada manusia, pastilah kamu akan kecewa namun bila kamu berharap pada Tuhan, niscaya sampai mati kamu tidak akan pernah kecewa.

Mungkin pengalaman cintaku ini tak penting bagi kalian, namun juga ada sedikit pelajaran yang bisa kalian petik dari perjalanan cintaku ini.

Kini aku jomblo, dan aku akan bekerja keras untuk masa depanku, karena aku sadar, wanita cukup hanya hidup dengan cinta, karena cinta tak bisa membeli bedak pupur yang tanpanya kecantikan wanita tak akan terlihat sempurnaa.

Doakan aku kawan, aku akan mulai sesuatu yang baru yang aku yakin aku juga akan bahagia kelak di kemudian hari. semangat....!

TKI Taiwan: Cintaku Kandas Saat Dia Pulang Ke Indonesia

Powered by Blogger.
close