loading...
============

SUARABMI.COMKementerian Ketenaga Kerjaan menyatakan kerjasama pemerintah Indonesia dan Jepang di bidang tenaga kerja sangat menjanjikan. Selain program pemagangan, pekerja migran Indonesia yang bekerja di Jepang pun memperoleh pendapatan yang besar cukup besar untuk ukuran gaji di Indonesia.


Roostiawati menjelaskan, perawat yang telah lulus ujian nasional Jepang (registered nurse Jepang) bisa bekerja di Jepang sampai dengan pensiun dan diijinkan membawa keluarganya.

"Skema ini merupakan kerjasama antar pemerintah sehingga resiko kerja amat minim. Kerjasama yang tertuang dalam Economic Partnership Agreement (IJ-EPA) telah berlangsung selama 10 tahun" ujar Roostiawati.
[ads-post]
Pemerintah Jepang, lanjut Direktur Roostiawati, membutuhkan setidaknya sekitar 500 orang Caregiver (atau di Jepang disebut Kaigofukushishi) setiap tahunnya.

Kebutuhan itu sulit dipenuhi dari pasar tenaga kerja di dalam negeri Jepang sendiri dengan populasi lanjut usia di sana yang sangat besar (penduduk usia diatas 100 tahun jumlahnya sdh mencapai 15.000).

Sementara itu, Direktur Pemagangan Kemnaker, Asep Gunawan, menegaskan bahwa siswa pemagangan yang berada di Jepang bukan bagian dari pekerja migran Indonesia.


Dijelaskan lebih lanjut, skema pemagangan mewajibkan siswa kembali ke Indonesia, perkara dia kembali lagi ke Jepang dan menjadi pekerja migran Indonesia setelah lulus, itu lain soal.

“Penyelenggaraan pemagangan ke Jepang oleh Kemnaker telah berlangsung sejak 1993, dan melalui program ini telah diberangkatkan sebanyak 73.990 orang peserta,” jelas Asep.

Permintaan magang untuk careworkers di Jepang diperkirakan mencapai 550 ribu orang sampai dengan 2025.

Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepang pada 2018 menetapkan upah rata-rata minumum per jam kerja sebesar 848 yen. Perlu diketahui bahwa upah tenaga kerja di Jepang dihitung per jam.

Artinya, jika bekerja selama 8 jam dan lima hari, seorang pekerja akan mendapatkan upah sebesar 33.920 yen. | rimanews\Dhuha

TKW Indonesia Sektor Perawat Bisa Mendapatkan Gaji Rp 35 Juta Perbulan di Jepang, Minat?!

Powered by Blogger.
close