loading...

SUARABMI.COMSetelah diumumkan bahwa mulai tanggal 1 Januari 2019 gaji pokok minimum Taiwan akan naik dari NT $22.000 menjadi NT $23.100. Hal tersebut tentu saja berpengaruh dengan biaya premi askes yang harus ditanggung oleh masing-masing pekerja.

Ada sekitar 3.175.000 orang pekerja yang akan merasakan dampak dari kenaikan biaya premi askes tersebut termasuk diantaranya adalah tenaga kerja asing baik yang bekerja di sektor formal maupun informal.

Seperti yang dilansir media lokal appledaily pada Rabu (11/21), anggota khusus dari Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan Lu Li Yu (盧麗玉) menjelaskan bahwa pihaknya telah merevisi skala premi asuransi kesehatan (askes) untuk masing-masing level. 
[ads-post]
"Yang sebelumnya untuk level satu dengan gaji pokok NT $22.000 akan dirubah menjadi NT $23.100, sementara untuk level dua dengan gaji antara NT $22.801 ~NT $24.000 akan disamakan menjadi NT $23.100, "jelas Lu Li Yu.

Dengan demikian diperkirakan sekitar 120.000 orang pekerja akan mengalami pengurangan pembayaran premi askes sekitar NT $13 per bulan, sementara 3.170.000 orang pekerja lainnya akan mengalami kenaikan biaya premi askes antara NT $4 ~ NT $57 perbulan.

Secara keseluruhan jumlah pendapatan dari askes diperkirakan akan meningkat menjadi NT $2,6 miliar dalam setahun.

Sementara bagi tenaga kerja asing (TKA) yang gaji pokoknya adalah NT $23.100 ~NT $24.000, maka biaya premi askes yang dibebankan dan harus dibayar sekitar NT $318~ NT $325. Biaya kenaikan askes tersebut tidak terkecuali berlaku juga bagi tenaga kerja asing yang bekerja di sektor informal  **source

Waduh...! Tahun Depan Biaya Askes Di Taiwan Naik Lagi, Bakal Mengurangi Gaji Lebih Banyak Nih

Powered by Blogger.
close