loading...

SUARABMI.COMKebebasan awal Law Wan-tung, majikan Hongkong yang pernah menyiksa Erwiana dan Tutik beberapa waktu lalu membawa rasa cemas dan takut bagi kedua wanita tersebut.

Kebebasannya pun menuai beragam keritik dan komentar, ada yang setuju maupun menolak karena kejahatan yang telah dilakukan olehnya di waktu silam.

Dinukil dari AFP Kamis (22/11/2018) kemarin, Departemen Pemasyarakatan Hong Kong enggan membeberkan alasan mengapa Law bisa bebas lebih cepat. 

Sebab, menurut sistem hukum di Hong Kong, narapidana bisa menerima keringanan hukuman hingga sepertiga, asalkan berkelakuan baik. Namun, masa hukuman Law belum memenuhi untuk bisa diberi keringanan.
[ads-post]
Hakim pada pengadilan Hong Kong pada 2015 silam menyatakan Law terbukti bersalah atas penganiayaan, intimidasi, dan tidak membayarkan upah pekerjanya. Dia juga dihukum denda sebesar HK$100 ribu.

Tutik Lestari Ningsih, menyatakan dia khawatir dengan pembebasan Law yang lebih cepat. Sebab, di masa lalu Law sempat mengancam akan membunuhnya dimana ancaman tersebut juga dia sampaikan kepada Erwiana.

Pada Februari kemarin, pengadilan telah memerintahkan kepada Law untuk membayar ganti rugi kepada Erwiana atas luka-lukanya sebesar HKD 809.430 dan untuk Tutik sebesar HKD 170.000.

Kebebasan Law juga dikabarkan akan melakukan penuntutan balik kepada kedua TKW tersebut dengan tuduhan pemalsuan data.

Wan-tung Bebas, Tutik yang Pernah Dianiaya Olehnya Takut dan Cemas Karena Alasan Ini

Powered by Blogger.
close