loading...

SUARABMI.COM - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Pekerja Migran Indonesia (Sipmi).

Aplikasi ini diharapkan mampu meningkatkan pelayanan dan perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI).

"Ini merupakan platform berbasis komunitas dimana dunia yang terkait dengan pekerja migran bisa terintegrasi langsung melalui sebuah platform berbasis digital," ujar Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri saat memberikan sambutan pada peluncuran alpikasi SIPMI, di kantor Kemnaker RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (27/12/2018).
Aplikasi yang disebut Hanif kado bagi PMI ini, dapat diunduh di playstore.

Menaker mengungkapkan, aplikasi ini bisa dimanfaatkan oleh calon pekerja migran, pekerja migran, purna pekerja migran, pemerintah, dan semua pihak yang peduli terhadap perkembangan PMI.

"Terkait regulasi, tata cara dan proses migrasi ke luar negeri, keadaan negara tujuan migrasi dan lain sebagainya," papar Hanif.

Menurut Menaker, aplikasi ini mudah diakses dan digunakan oleh semua orang terutama PMI baik di dalam maupun luar negeri.

"Sipmi menyediakan beberapa fasilitas seperti personal chatting, group cahtting, dan bisa juga dimanfaatkan untuk berkomunikasi dengan keluarga. Sekaligus melalui aplikasi ini pemerintah bisa menyerap apa yang menjadi aspirasi pekerja migran," papar Hanif.
[ads-post]
Aplikasi ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendekatkan diri kepada stakeholder terkait migrasi terutama PMI.

Selain itu Sipmi juga dilengkapi dengan tombol panik agar dalam kondisi tertentu yang membutuhkan bantuan.

"Harapannya agar setidaknya ada pertolongan tingkat pertama ," urai Hanif.

Sipmi merupakan salah satu wujud konkret kehadiran negara dalam meningkatkan pelayanan dan perlindungan bagi PMI yang sudah berkontribusi besar bagi perekonomian Indonesia.

Aplikasi SIPMI, Siap Membantu TKI Dalam Kondisi Butuh Pertolongan Di Semua Negara 24 jam Nonstop

Powered by Blogger.
close