-----
loading...

====

Berteman

Dosa Utang Tidak Akan Di Ampuni Meski Mati Syahid Terlebih Jika Pakai Data Orang Lain dan Tak Mau Bayar, Inilah Penjelasanya
SUARABMI.COMHutang sudah tidak asing lagi dikehidupan kita terutama di kalangan BMI Hongkong, karena hal tersebut sering kita alami dalam menjalani hidup ini.

Bukan hanya materi saja tapi sebuah janji juga disebut hutang yang harus ditepati dan wajib dibayar, jangan sampai saat kita mengehmbuskan nafas terakhir masih ada hutang dan janji yang belum di bayar dan ditepati, karena dosa hutang tidak diampuni sampai meninggal dunia meskipun mati syahid.

Benarkan dosa hutang tidak akan terampuni meskipun mati syahid? Dilansir dari laman Islam Pos, dari ‘Abdillah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Semua dosa orang yang mati syahid akan diampuni kecuali hutang,” (HR. Muslim no. 1886).

Dari hadits diatas sangat jelas sekali dan tentunya sangat menakutkan bagi kita semua karena orang mati syahid pun dosanya tidak akan terampuni jika punya dosa hutang. Padahal mati syahid, mati saat berjihad di jalan Allah SWT serta khusnul khotimah adalah salah satu kematian yang di inginkan oleh semua orang di seluruh penjuru dunia. 
[ads-post]
Oleh karena itu, seseorang hendaknya berpikir: “Mampukah saya melunasi hutang tersebut dan mendesakkah saya berhutang?” Karena ingatlah hutang pada manusia tidak bisa dilunasi hanya dengan istighfar.

Bukhari membawakan dalam kitab shohihnya pada Bab “Siapa yang berlindung dari hutang”. Lalu beliau rahimahullah membawakan hadits dari ‘Urwah, dari ‘Aisyah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berdo’a di akhir shalat (sebelum salam): Allahumma inni a’udzu bika minal ma’tsami wal maghrom (Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari berbuat dosa dan banyak utang).”

Lalu ada yang berkata kepada beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Kenapa engkau sering meminta perlindungan adalah dalam masalah hutang?” Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika orang yang berhutang berkata, dia akan sering berdusta. Jika dia berjanji, dia akan mengingkari,” (HR. Bukhari no. 2397).

Apalagi hutang yang terjadi dikalangan BMI Hongkong khususnya, dengan praktek pinjam data teman untuk hutang di bank, dosa berlipat - lipat kali.

Dosa pertama dosa riba yang besar dosanya sama dengan menzhinahi ibu kandung sendiri karena ia menggunakan jasa  bank yang ada bunganya, 

Dosa kedua menyengsarakan dan menzholimi teman, bagaimana tidak setelah ia mendapat uang lalu tak mau bayar dan akhirnya temannya yang tak memakan uang harus melunasinya.

Dosa ketiga penipuan karena tidak memakai data sendiri sedangkan yang memakai uang adalah dia bukan yang mempunyai data.

Dosa keempat dosa berhutang tak mau bayar dan itu tak akan diampuni walaupun ia mati syahid sebagaimana di jelaskan di atas.

Dosa kelima dosa berniat jahat karena hampr kebanyakan yang pinjam data itu pasti berniat tidak akan membayar hutangnya dengan lunas.

Dosa kelima adalah dosa karena yang berhutang malah memusuhi, menjauhi dan bahkan memutus silahturahmi kepada yang punya data, sudah ditulung malah mentung, dan masih banyak dosa - dosa lagi bagi mereka yang meminjam data temannya.

Untuk itu, marilah teman-teman semua kita ingat-ingat dan koreksi diri apakah kita masih punya sangkutan utang piutang? sekecil apapun kita punya hutang maka wajib dibayar dan dilunasi sebelum kita meninggalkan dunia yang fana ini. 

Dosa Utang Tidak Akan Di Ampuni Meski Mati Syahid Terlebih Jika Pakai Data Orang Lain dan Tak Mau Bayar, Inilah 5 Dosa Besar Bagi Mereka

Diberdayakan oleh Blogger.
close