loading...

SUARABMI.COMSebuah kisah nyata mengetuk hati diungkapkan oleh Ani Dwi Arofah, salah satu TKI di Taiwan yang mengunjungi salah satu panti anak yang menampung ratusan anak TKI yang tak tahu dimana bapak dan ibunya.

"Di yayasan yatim piatu sini kebanyakan anak dari TKI... ngelus dodo kok bisanya... mau marah juga marahin siapa wong gak ketahuan ibu dan bapaknya...kok kebangetan ...masya allah...!!!" Ungkap Ani yang kebetulan mengunjungi panti tersebut.

Satu hal yang tak dapat Ani lupakan saat mengunjungi anak -anak malang itu, hal tersebut saat salah seorang anak membisikkan kepadanya, "AYI , IHO HAI HUE CHAI LAI MA...?" (Bibi, kamu akan datang kesinilagi kan?, sebuah ungkapan kerinduan seorang anak akan kehadiran ibunya.

"kalau ada waktu pasti kesini lagi" Jawab Ani kepada anak - anak tak berdosa itu sembari menyenangkan mereka.
[ads-post]
Ani yang sebenarnya ingin sering mengunjungi anak- anak itu pun mengaku tak bisa datang kedua kalinya karena memang ia kesitu diutus organisasi dan banyak lagi panti yang harus ia datangi.

"Namanya organisasi keputusan tidak ada diperorangan dan masih banyak yayasan yatim piatu lainnya yang belum kesambangi... belum panti jompo...kesekian tempat yg kami kunjungi (panti jompo, yayasan yatim piatu ataupun acara pembagian zakat) blm ada yg kami datangi 2X, ya krn hrs giliran...ingin datang dua kali sih..tapi pengaturan tempat semuanya diatur sama pemerintah... kecuali kita datang sendiri perorangan... klu kita datang sendiri pasti kitanya kuwalahan... klu kita positif satu dua anak yg lain pasti meri... serba bingung juga...krn saking banyak anak" Ungkapnya

Banyak yang menyayangkan hal ini dimana anak-anak menjadi korban cinta sesaat, mereka begitu mudah menumpahkan cairan speerrma namun mereka tak sanggup untuk merawat hasilnya, merekalah yang menjadi korban sesungguhnya.

"Ya sangat disayangkan..ingin kasih nasehat tapi juga percuma kalau hati dirinya sendiri belum bisa sadar dan belum mau untuk berubah.. kita orang lain tak bisa berbuat apa...orang kalau belum sadar sendiri atau terjatuh kita peringatkan tak akan mau mendengarkan. Cinta lokasi ya seperti itu...entar kalau habis kontrak pada pulang anak ditinggal, gimana bawa wong diindo dah ada keluarga" ungkapnya

Miris...! Dipanti Anak Taiwan ini Ratusan Anak TKI Tak Berbapak Tak Beribu Berada - Mereka Merindukan Kasih Saya, Berikut Kesaksian Pengunjung

Diberdayakan oleh Blogger.
close