loading...

Maksud hati membawa oleh-oleh untuk sahabat yang tinggal di Hong Kong, namun karena dilarang oleh petugas, apa daya, oleh-oleh tetap tak bisa dibawa. Begitulah yang dialami Li (24) seorang gadis asal Provinsi Zhejiang saat hendak menumpang kereta cepat jurusan Hong kong di stasiun Luzhou.

Seperti seluruh penumpang lainnya, saat berada di stasiun, sebelum memasuki areal ruang tunggu keberangkatan, Li berikut barang bawaannya juga diperiksa oleh petugas sesuai dengan standart aturan yang berlaku.

Saat petugas memeriksa koper Li, petugas menemukan bentuk benda seperti durian. Hal tersebut diperkuat dengan aroma durian yang tembus keluar koper sampai ke indera penciuman petugas.

Karena menurut peraturan, buah-buahan menyengat tidak boleh dibawa naik ke kereta cepat, petugas menyuruh Li untuk membuka dan mengeluarkan buah Durian yang dia bawa.

Opsi yang ditawarkan petugas, tentu menyuruh Li untuk meninggalkan barang tersebut, untuk selanjutnya akan di masukkan ke tempat sampah.

Diluar dugaan, Li merespon perintah petugas dengan meminta pisau untuk membelah durian tersebut.

“Buah Durian ini spesial pesanan sahabatku di Hong Kong, harganya mahal, sayang kalau harus dibuang. ” ujar Li kepada petugas.
[ads-post]
Petugas tidak paham dengan maksud Li meminjam pisau, sampai Li menjelaskan bahwa dirinya akan memakan habis Durian kualitas super dengan harga mahal tersebut sebelum naik kereta daripada mubadzir dibuang begitu saja.

Lantaran tidak ada pisau yang besar dan mampu untuk digunakan membelah kerasnya kulit buah Durian, petugas membawakan sebuah gergaji kemudian menyerahkan kepada Li.

Tidak menunggu lama, berkejaran dengan waktu check in naik kereta cepat yang sudah semakin dekat, Li langsung membelah Durian tersebut di depan petugas, kemudian memakannya sampai habis.

“Kalau mau dibuang ke tempat sampah, ini saja, kulitnya. Daging buah Duriannya sudah saya makan. Harganya mahal” ucap Li kepada petugas setelah seluruh daging buah Durian ludes dia lahap.

Petugas benar-benar dibuat geleng-geleng oleh ulah Li. Perilaku Li menurut petugas yang memeriksa dan menangani Li merupakan perliaku pertama kali yang pernah dia temukan.

Perilaku Li di stasiun tersebut diam-diam direkam oleh petugas lainnya yang terheran-heran. Hasil rekaman video kemudian dibagikan ke group sosial media lokal Luzhou.

Tak lama setelah dibagikan, dengan cepat unggahan tersebut menjadi viral di sosial media. Tak satupun warganet  yang sanggup menahan tawa atas ulah Li yang terekam kamera.

Naik Kereta Cepat Jurusan Hong Kong Dilarang Membawa Durian, Begini yang Dilakukan Seorang Warga Daratan

Powered by Blogger.
close