loading...

SUARABMI.COM - Kawasan seluas 14 hektar berupa taman di kawasan Kowloon City ini memiliki peran sebagai paru-paru kota bagi warga sekitar, selain juga memiliki fungsi sebagai tempat untuk menenangkan diri diantara pepohonan dan rumput hijau serta beberapa kolam dan air mancur.

Namun, beberapa warga mengaku, mereka telah kehilangan kenyamanannya sejak bertahun-tahun lamanya lantaran berbenturan kepentingan. Hari Minggu merupakan hari libur bagi semua, baik PRT asing maupun warga Hong Kong yang bekerja pada pekerjaan konvensional.

Dinukil dari Oriental Group, Warga Hong kong yang ingin menikmati libur pada hari Minggu di kawasan tersebut mengaku terganggu dengan kesemrawutan yang diakibatkan keberadaan ribuan PRT asing asal Indonesia dan Filipina sebagai kelompok yang mendominasi dan menguasai taman tersebut.
[ads-post]
Daslam mengisi liburan, para PRT asing banyak yang mengakibatkan kebisingan suara terutama mereka yang membawa perangkat audio lengkap dengan outdoor speaker unitnya. Mereka memutar lagu-lagu berbahasa Indonesia dengan volume tinggi. Suara tersebut bahkan menurut warga tembus hingga ke dalam ruang tempat tinggal yang berdekatan dengan taman tersebut.

Warga setempat meminta otoritas Hong Kong untuk menangani keberadaan mereka para PRT asing agar selama menjalani liburan di taman tersebut bisa bersikap tertib, tenang dan tidak mengganggu warga lainnya baik yang tinggal berdekatan maupun yang juga ingin berada di taman tersebut untuk melepas penat setelah sepekan bekerja. | source

Sering Dangdutan Bersama di Kowloon City Hongkong, TKW Dianggap Sangat Menganggu Warga Hongkong yang Sedang Weekend

Powered by Blogger.
close