loading...

SUARABMI.COM - Kepolisian cabang Shanhua, Kota Tainan berhasil menangkap 10 orang pekerja migran Indonesia kaburan di tempat kontrakan beberapa hari lalu.

Sebagaimana dilansir media United Daily News (25/1), baru-baru ini Kepolisian Shanhua menerima laporan bahwa di toko 7-eleven di daerah Shi Nai Li banyak pekerja migran yang keluar masuk toko, serta sering berkumpul di tempat tersebut.

Pada pagi hari, secara diam-diam kepolisian Shanhua mengerahkan 15 orang anggotanya menuju lokasi dan menemukan sejumlah pekerja migran yang diketahui menempati lantai atas di sebuah toko furniture dekat dengan 7-eleven.
[ads-post]
Dalam penggerebekannya polisi berhasil menangkap sebanyak 10 orang pekerja migran Indonesia yang semuanya overstayer. Dua di antaranya dengan status pekerja migran yang telah melarikan diri atau ilegal. Sedangkan 8 orang lainnya datang ke Taiwan dengan menggunakan visa turis dan sudah overstay selama satu hingga enam bulan.

Ke-sepuluh orang BMI tersebut sebagian dipekerjakan di peternakan ayam sedangkan yang lainnya bekerja di konstruksi bangunan.

Mereka datang karena diperkenalkan oleh teman yang ada di Indonesia dengan iming-iming bahwa lingkungan kerja di Taiwan lebih baik juga lebih mudah untuk mendapatkan uang.

Selain didenda lebih dan dideportasi mereka juga akan diblacklist, tidak diijinkan masuk Taiwan dalam kurun waktu yang sangat lama. Hal ini karena mereka tertangkap saat Taiwan mengadakan program amnesty.

Coba mereka menyerahkan diri, pasti dendanya lebih ringan dan mereka bisa kembali ke Taiwan dalam waktu dekat.

10 TKI Kaburan Ditangkap Polisi Saat Sedang Rehat Dikontrakan Mereka - Mereka Akan Didenda dan Dihukum Lebih Berat Dari Biasanya, Ini Sebabnya

Powered by Blogger.
close