loading...

Polisi pada hari Jumat menangkap seorang pria Indonesia sehubungan dengan kematian pekerja lain dari negara yang sama minggu lalu di Taichung. 

Tersangka, yang diidentifikasi hanya dengan nama Vicky, bersembunyi di Kotamadya Budai, Kabupaten Chiayi, tempat ia melarikan diri setelah terlibat perkelahian mabuk yang berakhir dengan kematian orang Indonesia lain, kata polisi. 

Menurut polisi Taichung, insiden itu terjadi di sebuah gudang pinggir jalan pada dini hari tanggal 26 Desember di daerah Lishan, Distrik Heping di Taichung. 

Tersangka tampaknya menikam pekerja migran lain bernama Ramadhan di bagian belakang kepala dengan pisau, dan darah mulai mengalir keluar dari telinga kiri korban, kata polisi.
[ads-post]
Rekaman kamera pengintai menunjukkan bahwa pada saat itu, dua pekerja migran Indonesia sedang minum dengan beberapa teman lainnya, yang memanggil ambulans setelah Ramadan ditusuk, kata polisi. 

Ramadhan dilarikan ke Pusat Kesehatan Lishan, tetapi luka-lukanya tidak dapat ditangani di sana dan ia dipindahkan ke Rumah Sakit Universitas Kedokteran China, kata polisi. 

Dia meninggal karena pendarahan hebat dalam perjalanan ke rumah sakit, menurut polisi. 

Penyelidik mengatakan mereka melacak tersangka ke pelabuhan nelayan di Budai, tempat ia melarikan diri, tampaknya dengan niat meninggalkan negara itu secara ilegal. 

Setelah penangkapannya, Vicky diserahkan ke Kantor Kejaksaan Distrik Taichung dengan tuduhan pembunuhan, kata polisi. 

Akan Lari ke Indonesia Melalui Pelabuhan, TKI Taiwan yang Bunuh Temannya Dibekuk Polisi

Powered by Blogger.
close