loading...

Sebuah klinik Anorektal rumah sakit Tongde Hangzhou China pada tengah malam tanggal 2 Januari 2019 kedatangan pasien gawat darurat yang terbilang langka kasus yang dideritanya.

Pasien berusia 20 tahun yang tidak disebutkan jatidirinya tersebut mengeluh kesakitan dan minta didahulukan terlayani melewati sederat antrian.

Menukil pemberitaan China Press, setelah emosi pasien stabil, dokter dibuat geleng-geleng kepala dengan penuturan yang disampaikan pasien perihal ihwal penderitaannya.

Pasien yang masih berusia 20 tahun tersebut mengaku sedang menggunakan alat bantu seks berupa dildo getar yang bisa menggeliat-geliat.

Namun, tanpa diduga, alat bantu enak berupa dildo yang dikendalikan dengan remot tersebut melesat diluar kontrol masuk ke dalam dan tidak bisa dicabut sendiri.

Bukan kenikmatan yang didapat, justru penderitaan yang teramat menyakitkan menurut pengakuan pasien tersebut.
[ads-post]
Setelah melakukan CT scan, akhirnya dokter melakukan tindakan medis untuk mengeluarkan alat bantu seks yang justru memberikan penderitaan tersebut.

Butuh waktu dua jam, dengan kerjasama antara dokter kandungan, dokter dalam, akhirnya dildo bisa dikeluarkan.

“mak plup…’ lega akhirnya.

Usai proses anaestesi selesai dilakukan, pasien tersebut menyalami dokter Xiandong dan dokter Xu Wei sembari mengucapkan terimakasih telah menolong.

Setelah dikeluarkan, benda asing berupa dildo yang melesat masuk saat digunakan pasien tersebut sepanjang 20 cm. Bentuk permukaannya bergerinjal-gerinjal.

Peristiwa tersebut merupakan kasus pertama yang ditangani klinik Anorektal rumah sakit Tongde Hangzhou.

Kepada awak media, dokter menyampaikan agar para pengguna alat bantu seks, selalu menjaga keamanan supaya tidak terjadi mall fungsi.

“Pastikan alat bantu seks anda dalam kondisi steril dan aman dari sisi mekanikal” pungkasnya.

Hati - Hati Pakai “Alat Bantu Enak”, Bisa Begini Akibatnya

Powered by Blogger.
close