loading...

SUARABMI.COM - Jawa Timur adalah salah satu basis TKI terbanyak di Indonesia. Selama tahun 2018 kemarin setidaknya ada 60.712 warga Jawa Timur yang menjadi TKI.

Dari jumlah yang sekian banyak ini, Ponorogo menempati urutan pertama, disusul Blitar, Malang, Tulungagung dan Banyuwangi.

Ponorogo yang menempati peringkat pertama di Jawa Timur 'mengekspor' 8.647 warganya sebagai pekerja migran. Disusul Kabupaten Blitar (7.701), Malang (6.987), Tulungagung (6.377) dan Banyuwangi (5.409).

Kepala Loka Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (LP3TKI) Surabaya, Ma’rub mengatakan, komposisi lima daerah tersebut tidak pernah berubah dari tahun ke tahun. Yang membedakan hanyalah peringkat diantara kelimanya.
[ads-post]
"Posisinya tidak pernah berubah, hanya saja kadang Ponorogo di peringkat pertama, namun bisa jadi daerah lain seperti Banyuwangi atau Malang yang berada di peringkat pertama," ujar Ma’rub.

Ma’rub menambahkan, dari 60.712 sebagian besar bekerja di sektor informal. Total ada 38.207 pekerja di sektor informal dan 22.505 di sektor formal. "Hongkong, Malaysia, Taiwan dan Arab Saudi juga masih menjadi negara penempatan pekerja migran asal Jawa Timur," katanya.

Dalam empat tahun terakhir, jumlah pekerja migran Indonesia asal Jawa Timur mengalami fluktuasi naik turun. Di tahun 2015 misalnya. Ada 48.314 warga Jatim yang bekerja di luar negeri. Jumlah ini turun di 2016 (43.150) dan naik lagi di 2017 (64.000) sebelum turun kembali di 2018 (60.712). | antara

Ponorogo Sumbang TKI Terbanyak Dari Jawa Timur, Disusul Blitar, Malang, Tulungagung dan Banyuwangi

Powered by Blogger.
close