loading...

SUARABMI.COM - Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Kediri Jawa Timur bernama Yuli binti Darmon (60) dipulangkan ke kampung halamannya karena menderita sakit stroke. Selama perjalanan, Yuli dipulangkan dengan menggunakan sebuah kursi roda karena kondisi fisiknya.

Sekaitan dengan pemulangan PMI ini, Kepala Unit Tempat Pemeriksaan Imigrasi Pelabuhan Internasional Tunon Taka Kabupaten Nunukan, Nasution di Nunukan, Kamis mengatakan, pemulangan TKW ini berdasarkan surat dari Konsulat RI Tawau Negeri Sabah Nomor: 1351/Kons/XII/2018 tertanggal 31 Desember 2018.

PMI tersebut berasal dari Desa Dadapan Kecamatan Wates Kabupaten Kediri berada di Negeri Sabah tanpa sanak keluarga.

Meskipun PMI ini keturunan Tana Toraja Sulawesi Selatan, namun KRI Tawau telah berusaha mencari sanak keluarganya baik lingkungan tempat tinggalnya maupun di rumah ibadah (gereja).
[ads-post]
Sehubungan dengan penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh, PMI  ini meminta kepada KRI Tawau agar dikembalikan ke kampung halamannya karena tidak memiliki biaya.

Nasution menuturkan, masih mengacu pada surat KRI Tawau PMI ini tidak memiliki pekerjaan di Negeri Sabah dan hidup sebatang kara.

Hanya saja, Nasution mengaku, tidak mengetahui secara detail masuk ke negara itu secara legal atau ilegal. Termasuk waktu keberadaannya dan tempat tinggalnya di Negeri Sabah.

Informasi dari staf KRI Tawau yang mengantar ke Kabupaten Nunukan, PMI bersangkutan (Yuli) menderita sakit stroke alias lumpuh sehingga setibanya di Pelabuhan Internasional Tunon Taka langsung dirujuk ke RSUD Nunukan oleh petugas Kesehatan Pelabuhan.

PMI ini tiba DI Pelabuhan Tunon Taka sekira pukul 13.00 wita menggunakan kapal angkutan resmi KM Labuan Ekspres V.

Setibanya di pelabuhan tersebut, dijemput oleh petugas kepolisian, imigrasi, kesehatan pelabuhan dan BP3TKI setempat. 

Stroke, PMI Asal Kediri Dipulangkan Berkursi Roda

Powered by Blogger.
close