loading...

SUARABMI.COM - Ketua Tim Kampanye Luar Negeri (TKLN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin Negara Saudi Arabia, Sharief Rachmat, mengkritisi ide Prabowo Subianto tentang pemulangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bermasalah. Menurutnya, Prabowo kalah langkah dengan Jokowi.

"Sudah ada program repatriasi WNI atau TKI bermasalah di Luar Negeri, itu realisasi janji kampanye Jokowi dan Jusuf Kalla pada pemilu 2014," kata Sharief di Arab, Selasa, 12, Februari 2019.

Melalui program itu, Jokowi telah memulangkan 181 ribu lebih WNI atau TKI bermasalah. Selama 34 tahun Sharief tinggal di sana, ia baru merasakan program pemulangan buruh migran berhasil di era Jokowi. 
[ads-post]
Tak ada lagi TKI bermasalah terlantar dan tinggal di kolong jembatan atau lapangan matar gadim, Jeddah. "Jadi wacana dan harapan Prabowo-Sandi itu sudah dilaksanakan Jokowi. Bahkan wacana itu juga hanya menjiplak program dari Jokowi-Amin," tuturnya.

Dia mengkritik pernyataan Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Rahayu Saraswati soal pemulangan TKI terkendala anggaran. Sulitnya pemulahan buruh migran karena peraturan negara terkait.

"Buat apa anggaran ditingkatkan tetapi tidak bisa menembus peraturan negara penempatan. Yang ada anggaran tersebut bocor kemana-mana," kata politisi PDI-P itu.

Jokowi, kata dia, tak hanya berpikir memulangkan. Ada langkah visioner mencegah tenaga kerja tergiur ke luar negeri. Solusinya lewat penciptaan lapangan pekerjaan dalam negeri dam pelatihan purna TKI.

"Agar peluang kerja tersebut bisa dikuasai dan dimanfaatkan Pekerja Migran Indonesia (PMI)," ucapnya.

Wacana Pemulangan TKI ala Prabowo Sudah Dilakukan Jokowi, Tapi Ini Hasilnya ...

Powered by Blogger.
close