loading...

SUARABMI.COM - Ketakutan, itulah yang dirasakan Ratu Aina Fatin, TKW Hongkong yang kemarin menyebar isu surat suara yang ia terima dari KJRI sudah tercoblos no. urut 1 (30/3), padahal hal itu tidak benar sama sekali.

Video berdurasi 1 menit dan foto pengakuannya di media sosial miliknya viral dan karena yang dia buat itu tidak benar akhirnya ia dilaporkan ke Polisi oleh aktifis Hongkong.

Ketakutan dengan ulahnya sendiri, Fatin lantas meminta maaf atas tindakannya terutama kepada KJRI Hongkong dan pendukung 01, karena telah membuat fitnah tidak berdasar.

"Asalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatu , saya mau mengklarifikasi atas nama Aina Fatin, dengan berita Hoax yang saya sebarkan. Saya minta maaf kepada KJRI dan kepada pendukung pak Jokowi atas berita yang saya sebarkan" kata Fatin.
[ads-post]
Dengan sadar memang Fatin menyebarkan verita bohong tersebut dengan mencatut nama KJRI Hongkong, iapun ketakutan dan meminta maaf.

"Sekali lagi saya minta maaf kepada KJRI, kepada pendukung pak Jokowi atas berita yang saya sebarkan, itu tidak benar dan saya tidak memahaminya. Ma'afkan saya yang tidak memahami isi surat kepada KJRI" Tukasnya

Sementara itu, Michael Cheng, salah satu TKN LN Hongkong mengaku sudah melaporkan hal tersebut ke Polisi Hongkong dan Panwaslu.

"TKN LN Hongkong Telah Melaporkan Akun Ratu Aina Fatin Ke polisi Hongkong dan PANWASLU. Kami tidak segan segan Untuk Melapor Penyebar Hoax, Pengacau Pemilu 2019" Kata Michael Cheng

Ketakutan, Akhirnya BMI Hongkong yang Buat Isu Surat Suara Tercoblos Minta Maaf Setelah Dilaporkan Polisi dan Panwaslu

Powered by Blogger.
close