loading...

SUARABMI.COM - Pilpres luar negeri akan diselenggarakan sejak hari ini yaitu 8 hingga 14 April 2019 dimana khususnya di Taiwan akan dilaksanakan minggu nanti yaitu pada tanggal 14 April 2019.

Walaupun KDEI sudah mengeluarkan surat ijin untuk para majikan agar meliburkan para TKI, namun banyak diantara TKI yang tidak bisa memilih atau menyalurkan suaranya pada tanggal 14 April nanti.

Setidaknya yang murni tidak bisa memilih ada lebih dari 25.000 TKI dimana mereka bersatus kaburan atau ilegal di Taiwan (data imigrasi Taiwan akhir 2018), tidak memegang paspor sebagai syarat memilih.

Selain itu masih banyak juga TKI yang mengaku tidak bisa libur karena tak diijinkan majikannya dan banyak yang enggan datang karena tak dapat undangan.
[ads-post]
Untuk yang tidak dapat undangan, bisa datang ke TPS terdekat dengan membawa paspor dan e-KTP Indonesia untuk mengalurkan suaranya, karena semua warga Indonesia yang berusia 17 tahun atau sudah ber KTP wajib menyalurkan suaranya.

Jadi jangan sia - siakan suaramu karena "Setiap suara sangat berarti bagi perkembangan masa depan Indonesia" Kata Sumedi, kepala Kantor Ekonomi dan Perdagangan Indonesia.

Menurut statistik Kementerian Tenaga Kerja (MOL) Taiwan, ada sekitar 269.000 pekerja migran dari Indonesia pada akhir Januari 2019, hal ini akan sangat berarti pada pemilihan suara pemilu tahun 2019 ini.

Jangan menunggu undangan apalagi 'amplop' dari calon yang kamu pilih, datanglah dengan kesadaran hati, selamatkan Indonesia dari kehancuran dimasa mendatang, karena salah pilih presiden akan berakibat 5 tahun kedepan. Sampaikan amanahmu melalui pilihanmu, kawan...!

25.000 TKI Taiwan Tak Bisa Memilih Dalam Pilpres 2019 Karena Alasan Ini, Bagi Kamu yang Tidak Dapat Undangan, Begini Cara Menyalurkan Hak Suaramu

Powered by Blogger.
close